Golf, Gaya Hidup dan Penentu Nasib

Sebagai olahraga yang banyak digemari bangsawan Eropa, sejak dulu olahraga golf selalu identik dengan gaya hidup. Kedatangan penjajah Eropa di Indonesia turut pula membawa kegemaran bermain golf ke Indonesia.

golf-top

[dropcap]D[/dropcap]i Indonesia popularitas olahraga ini biasanya mencuat bersama ‘hot news’ yang mengiringinya. Sangat jarang berita prestasi dari cabang olahraga ini. Memang di negera berkembang olahraga ini kalah populer dibandingkan dengan sepakbola, badminton, dan lari.

Salah satu ‘hot news’ yang mengiringi olahraga ini adalah kasus terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen, yang membawa konsekuensi besar pada lembaga anti rasuah, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Ketua KPK saat itu, Antasari Azhar, ditersangkakan sebagai pembunuh Nasrudin Zulkarnaen. Berbagai macam analisis berseliweran, dari roman cinta segitiga berbalut cemburu buta hingga kena jebakan konspiratif. Tak jelas juntrungnya mana yang benar. Satu-satunya yang benar adalah fakta hukum bahwa Antasari Azhar harus menjalani hukuman 18 tahun penjara dengan dakwaan melakukan pembunuhan berencana. Bahkan salah satu orang yang dijadikan saksi kunci dan memakan porsi pemberitaan cukup banyak adalah seorang caddy, Rani Juliani, kini sudah tidak terdengar lagi beritanya. Asal-usul kisah Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar, dan Rani Juliani ini semuanya dihubungkan dengan satu benang merah, golf.

Selain kisah Antasari Azhar, ‘hot news’ lain yang dilatarbelakangi oleh olahraga ini adalah kisah Rudi Rubiandini. Rudi tertangkap tangan oleh KPK di rumahnya. Sebagai Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini tentu banyak didekati oleh para juragan yang ingin mendapatkan keuntungan dari bisnis menimba minyak di perut bumi Indonesia. Setelah tertangkap tangan menerima suap dari Komisaris Utama Kernel Oil Singapura, Rudi mengatakan “Semua ini sebenarnya berawal dari lapangan golf.” Rudi tak menyangka, berawal dari olahraga akhirnya bisa menghancurkan seluruh karier yang sudah dirintisnya bertahun-tahun. Pelatih golf Rudi, Deviardi berperan penting dalam kasus ini. Deviardi adalah kurir dan pengatur pertemuan pihak Kernell Oil dan Rudi Rubiandini. Deviardi adalah pelatih golf yang mampu mengambil manfaat dari salah satu muridnya, Rudi Rubiandini, yang mulai berminat belajar main golf semenjak menjabat Kepala SKK Migas.

Lantas apakah hanya sebagai pengantar ‘hot news’ semata olahraga ini diciptakan? Untuk mencari jawabannya perlu kita lihat lebih luas lagi arti golf sebagai olahraga. Arti kata olahraga menurut KBBI adalah gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Lebih jauh seturut petatah-petitih Latin tujuan dari olahraga adalah Men Sana In Corpore Sano, menyehatkan badan sekaligus menyehatkan jiwa. Tentu pertanyaan selanjutnya adalah di mana sisi permainan elit nan mahal ini dalam pengertian dan tujuan olahraga?

Jawabannya mula-mula kita temukan dari sebuah padang rumput di pinggir Laut Utara. Alkisah pada masa lampau sekelompok penggembala biasa mengisi waktu mereka dengan permainan memukul batu-batu kecil dengan tongkat kayu. Batu itu dipukul menuju ke lubang sarang kelinci. Dari permainan para gembala inilah konon legenda awal mula olahraga golf itu berasal.

Konon, lokasi tempat para gembala bermain memukul batu-batu kecil itu sekarang menjadi golf course yang paling prestisius di muka bumi. Ya, Royal & Ancient Golf Club of St. Andrews sebuah tempat eksotis di pinggir Laut Utara adalah tempat tujuan ziarah pecinta golf baik profesional amaupun amatir dari seluruh dunia. Juga di tempat ini pula sebuah klub pecinta golf yang bermain di St. Andrew links sebagai golfer club pertama di dunia berdiri. Sosok seperti King William IV sebagai salah satu anggota klub membuat gengsi perkumpulan ini semakin naik.

Lebih jauh, dari golfer club ini pula lahir sebuah peraturan bermain golf yang disebut dengan R&A. Pada perkembangannya peraturan R&A dimergerkan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh United States Golf Association (USGA) dan hingga kini peraturan inilah yang dipakai diseluruh dunia. Klub golf yang dikomandani King William IV adalah klub yang dipercaya mengelola turnamen golf di Inggris Raya sejak 1897. Hingga kini tercatat hanya empat turnamen golf paling bergengsi di seluruh dunia, dan hanya Turnamen R&A Open Masters yang diselenggarakan di luar Amerika Serikat.

Sebagai olahraga yang banyak digemari bangsawan Eropa, sejak dulu olahraga golf selalu identik dengan gaya hidup. Kedatangan penjajah Eropa di Indonesia turut pula membawa kegemaran bermain golf ke Indonesia. Pada tahun 1872 para meneer dari Inggris mendirikan Batavia Golf Club. Mula-mula meraka bermain di Gambir, kemudian berpindah ke Bukit Duri, dan terakhir setelah Perang Mataram dan ada perluasan Batavia, hutan lebat berawa di sebelah timur digunakan untuk bermain golf. Tempat itu kemudian diberi nama Rawamangun. Hingga saat ini Jakarta Golf Club masih berdiri. Tentu saja saat ini sebagian besar anggota klubnya adalah para pribumi.

Kegemaran bermain golf yang sarat sensasi pelepasan ketegangan pada saat memukul bola merasuk juga kepada penguasa Orde Baru, Presiden Suharto. Meskipun Suharto kecil di Kemusuk tentu tidak mengenal apa itu golf namun sebagai pemimpin negeri yang anak buahnya sudah banyak terinfeksi gaya hidup luar negeri maka Suharto pun harus menyesuaikan diri dengan gaya baru ini, main golf. Disela kesibukan dengan tetek bengek urusan kenegaraan, memancing dan golf adalah ritual yang selalu dijalani oleh Suharto. Dengan diiringi beberapa kolega Suharto rajin bermain di lapangan golf Rawamangun itu.

Pada suatu Jumat pagi, ketika Suharto datang ke Rawamangun dia kaget karena di lapangan sudah ada sosok bule tinggi besar yang bermain golf bersama Bob Hasan dan Sudwikatmono. Orang itu segera diperkenalkan oleh Sudwikatmono sebagai Sylvester Stallone, pemeran John Rambo dalam serial film Rambo yang populer itu. Sly sebagai salah satu pemegang saham akan meresmikan Planet Hollywood di Jakarta yang hak mereknya dipegang oleh Martina, anak perempuan Sudwikatmono. Suharto menantang Sly bermain 19 hole. Setelah bermain selama satu jam, Sly mengakui keunggulan Pak Harto atas dirinya. Sebagai kenang-kenangan Sly menyerahkan jaket bertuliskan Planet Hollywood kepada Pak Harto. Sementara Pak Harto membalas menyerahkan buku tentang keindahan panorama alam Indonesia sebagai kenang-kenangan.

Kini olahraga yang bermula dari permainan sekelompok penggembala di pinggir Laut Utara itu telah berkembang menjadi sebuah permainan mewah nan elit. Aturan mainnya mudah, yakni bagaimana memasukkan bola ke dalam lubang dengan jumlah pukulan seminim mungkin. Dimulai dengan melakukan sekali tee shot dari daerah teeing ground, dilanjutkan dengan sekali approach untuk mengarahkan bola ke daerah green, dan menutupnya dengan satu atau dua kali putting untuk memasukkan bola ke dalam lubang.

Namun, celakanya dalam kehidupan sehari-hari apa yang menjadi filosofi permainan tersebut jarang diimplementasikan oleh penggemar setianya. Permainan golf menuntut kesabaran melalui tahapan permainan, meskipun bagi yang punya keahlian bisa langsung memukul dari teeing ground langsung ke lubang. Selain sabar melampaui tahap demi tahap pukulan, sportif dan jujur untuk mengakui kehebatan sesama adalah salah satu filosofi olahraga ini. Celakanya implementasi dalam kehidupan sehari-hari selalu ingin memaksakan diri mencapai keinginan dengan saling menyingkirkan yang lain, dengan berbagai cara.

Sebagai olahraga yang sangat kental dengan gaya hidup elit nan mewah, penggemar olahraga ini banyak dari kalangan pengusaha dan birokrat. Sementara bagi rakyat kebanyakan tentu susah masuk akal, masak cuma jalan-jalan sama mukul bola harus bayar mahal? Memang hidup ini tidak sesederhana dalam hitungan par. Dan bagi para pejabat yang hobi bermain golf, bisa saja anda mencetak puluhan kali double eagle di lapangan. Tapi kalau tidak hati-hati membawa diri seperti Pak Rudi, mungkin cukup sekali double bogey untuk mengakhiri karier yang anda bangun dengan kerja keras.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Penikmat tembakau, teh, dan camilan yang renyah. Bapak Kretek Indonesia

Tinggalkan Balasan