Para Perokok Perempuan Sedunia, Bersatulah!

Selamat Hari Perempuan Internasional! Bangkit dan bersatu hadapi segala penindasan yang kerap terjadi kepada kaum perempuan. Bagi yang masih terbelenggu dengan segala budaya patriarki, sejenak manfaatkan satu hari saja untuk meninggalkan segala pekerjaan dapur, ajak sesamamu untuk turun ke jalan. Ini hari rayamu, berkumpullah dengan perempuan lainnya. Kalian tidak sendiri, karena dunia ini juga menyediakan ruang untuk kalian, kaum perempuan!

Sebagai seorang pria yang terdidik dan tumbuh di ruang dan keluarga yang masih mengunut paham patriarki rasanya sulit memulai untuk menulis isu-isu tentang perempuan. Berat memang untuk memulai menyusunnya kata demi kata, terlebih saya bukan seorang pria yang terjun betul dalam isu perempuan. Namun, setidaknya mata saya melihat ada berbagai ketidakadilan yang dialami oleh para perempuan.

Bacaan Lainnya

Tak hanya di kawasan dunia ketiga atau negara berkembang, posisi perempuan memang masih banyak dianggap sebagai aset bagi para pria. Namanya juga aset berharga, ia betul-betul dijaga agar tak lecet dan bahkan terus tetap indah di hadapan mereka. Niatnya memang baik, namun teori tersebut kerap menghalalkan segala cara bagi para pria untuk bertindak semena-mena kepada para perempuan. Contohnya, tak perlu ditulis panjang lebar di sini bukan? Jika anda mau membuka hati saja maka seabrek-abrek kasus mengantri untuk anda simak.

Baca: Kartini dan Perempuan Perokok

Kota boleh saja disebut sebagai tempat yang modern, baik itu pemikiran ataupun segala tetek bengek di dalamnya. Akan tetapi, pemikiran-pemikiran dangkal masih saja ada, dan menjamur di mana saja. Pemikiran dangkal tersebut salah satunya adalah stigma buruk yang dengan mudah dilayangkan kepada para perempuan yang memilih cara kehidupan yang berbeda. Coba bikin riset kecil-kecilan di lingkungan anda, pasti masih banyak yang tak memperbolehkan atau menganggap tabu para perempuan yang berkarier.

Segala macam stigma tersebut dengan mudahnya terpapar, sepertinya hal tersebut sudah jadi kelumrahan yang sebenarnya perlu diluruskan. Apa salahnya memang bagi perempuan yang harus pulang malam demi pekerjaannya, apa diharamkan bagi perempuan untuk sibuk menata masa depannya dan mengesampingkan keinginan orang tuanya untuk nikah muda?

Bicara soal stigma, para perokok perempuan justru yang mendapat cap stempel buruk di masyarakat. Jangankan perempuan, para pria yang merokok saja kadang dianggap sampah sosial bagi beberapa golongan tertentu. Selama mereka mengkonsumsi rokok di usia yang sudah diperbolehkan dan di tempat-tempat yang diizinkan, apa salahnya?

Para perokok perempuan kerap diidentikkan dengan kata-kata jalang, tak bermoral, dan segala hal-hal buruk lainnya. Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa jangan menilai buku dari sampulnya bukan? Sebelum mengenal para perokok perempuan lebih jauh, mengapa stigma itu dengan mudah terus dilekatkan? Perlu bukti siapa saja yang mempunyai karier bagus? Bu Susi atau penyanyi yang sedang naik daun, Danilla Riyadi cukup memberi bukti bagi kalian.

Baca: Kisah Perempuan Pemetik Cengkeh

Lagian, apa salahnya para perempuan untuk menikmati rokok? Apakah rokok memang hanya diciptakan untuk kaum adam saja? Mana ada sejarahnya dan dalilnya bahwa tumbuhan tembakau diciptakan untuk satu golongan tertentu saja. Rokok adalah produk tanpa gender seperti yang lainnya, ia bisa dinikmati oleh golongan jenis kelamin apa saja. Jangankan rokok, sepak bola saja juga bisa kok dimainkan dan dinikmati oleh kaum hawa.

Mungkin, pikiran kalian saja yang sempit dan gumunan melihat para perempuan menikmati rokok. Jika kalian mau meluangkan waktu untuk berkunjung ke desa-desa, ada cukup banyak kok perempuan atau ibu-ibu yang menghisap rokok. Apakah mereka jalang? Apakah mereka pemalas? Tidak. Mereka menikmati rokok di sela-sela pekerjaan mereka sebagai petani, berkumpul bersama ibu-ibu lainnya atau bapak-bapak. Sebatang demi batang mereka hisap sembari bercengkarama santai dengan para petani lainnya, indah bukan?

Sebagai penutup, jasa para kaum hawa terhadap rokok sungguhlah besar. Berbagai industri rokok terkemuka di tanah air menggunakan jasa mereka untuk menghadirkan rokok-rokok nikmat bercitarasa tinggi. Ingatlah, di setiap rokok yang kalian hisap, ada keringat mereka pula yang bekerja demi anak dan keluarga di rumah.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Pos terkait