Menatap Masa Depan yang Lebih Baik Bersama Anak-Anak Petani dan Buruh Tani Tembakau di Temanggung

Saya pikir, tak ada manusia yang menginginkan anak-anak keturunan mereka sebagai penerusnya memiliki nasib yang sama persis dengan mereka. Mulai dari orang paling sukses di dunia, hingga para begundal, penjahat kelas kakap dan kelas teri, juga manusia dengan capaian dan predikat biasa-biasa saja, semuanya, semua, menginginkan anak-anak dan keturunan mereka memiliki nasib dan suratan hidup yang lebih baik dari mereka.

Pintu utama yang bisa dipilih dan memang selalu jadi pilihan utama manusia untuk mewujudkan generasi keturunan mereka menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik dari mereka para orang tuanya adalah lewat pintu pendidikan. Dan jalur pendidikan yang lazim ditempuh untuk mewujudkan itu adalah sekolah-sekolah formal mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, setinggi-tingginya yang tersedia dan bisa ditempuh sesuai dengan ketersediaan dana masing-masing manusia.

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung

Tak terkecuali dengan petani dan buruh tani tembakau di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Mereka tentu menginginkan anak-anak mereka bernasib lebih baik dari mereka. Mereka yang saat ini berprofesi sebagai buruh tani tanpa kepemilikan tanah, tentu menginginkan anak-anak bernasib lebih baik ke depannya. Setidaknya tidak lagi menjadi buruh, namun menjadi petani yang menggarap lahan milik mereka sendiri.

Para petani yang sudah memiliki lahan untuk ditanami tembakau dan komoditas lain di luar musim tembakau, menginginkan anak-anak mereka bernasib lebih baik dari dirinya kini. Paling tidak menjadi petani tembakau yang juga mampu menjadi pedagang tembakau yang sukses.

Atau lebih tinggi lagi, mereka menginginkan anak-anak mereka bernasib baik dan sejahtera. Entah itu lewat jalur pertanian tembakau, atau di luar itu semua. Asalkan halal, dan terutama bisa menyejahterakan, memiliki kehidupan yang lebih baik dari saat ini.

Baca: Memasuki Musim Tanam

Mereka para petani tembakau dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung berusaha sekuat tenaga mengumpulkan uang untuk bisa membiayai anak-anak mereka menempuh pendidikan hingga setinggi-tingginya agar anak-anak mereka kelak bernasib lebih baik lagi dari keadaan kini. Ada yang sampai memaksa untuk berutang kepada siapa saja yang bisa meminjami agar anak-anak mereka bisa bersekolah dengan baik.

Kian hari, biaya pendidikan memang kian mahal. Kapitalisasi pendidikan masuk hingga relung-relung kehidupan jauh ke pelosok negeri. Ke desa-desa hingga pedalaman yang sulit dijangkau. Pelayanan pendidikan yang sesungguhnya menjadi hak semua warga negara Indonesia, hingga hari ini belum benar-benar terpenuhi. Pelayanan pendidikan belum merata dirasakan oleh seluruh warga Indonesia.

Atas dasar ini, dan atas kepedulian kami kepada anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Indonesia, kami, Komite Nasional Pelestarian Kretek, sudah tiga tahun menjalankan program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Indonesia. Selama tiga tahun belakangan, baru di wilayah Kabupaten Temanggung yang bisa kami lakukan.

Program beasiswa pendidikan ini diperuntukkan untuk mereka anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang kurang mampu, yang hendak masuk jenjang pendidikan di sekolah menengah atas (dalam hal ini SMK). Dua persyaratan ini menjadi yang utama ditambah beberapa persyaratan lainnya. Mereka yang lolos dan berhasil mendapatkan beasiswa KNPK akan dibiayai seluruh kebutuhan sekolahnya mulai dari uang pendaftaran, iuran bulanan, transportasi, hingga uang-uang praktikum di sekolah mulai dari ia mendaftarkan diri di SMK hingga lulus sekolah tiga tahun kemudian.

Pada hari minggu lalu, sebanyak 393 anak-anak petani dan buruh tani tembakau dari 12 kecamatan di Kabupaten Temanggung berkumpul di SMPN 2 Temanggung untuk mengikuti seleksi tertulis program beasiswa KNPK. Pukul 08.00 WIB seleksi tertulis dimulai dan berakhir pada pukul 14.00 WIB. Seleksi tertulis ini meliputi beberapa soal dari beberapa mata pelajaran yang biasa diajarkan di sekolah mereka.

Dari hampir 400 anak yang mengikuti seleksi tertulis itu, selanjutnya akan diambil sekitar 120an anak dengan nilai tertinggi, kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara dan verifikasi dengan cara tim KNPK berkunjung ke rumah mereka masing-masing. Setelah wawancara dan verifikasi, kami memilih 100 anak terbaik yang sesuai kriteria. Mereka itulah yang kelak akan mendapat beasiswa penuh dari KNPK hingga lulus sekolah SMK.

Sesungguhnya kami ingin sekali memberikan beasiswa sebanyak-banyaknya kepada anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang memang membutuhkan itu. Namun, kemampuan kami sejauh ini masih sebatas 100 orang tiap tahunnya, dan masih sebatas di wilayah Kabupaten Temanggung.
Kami berharap ke depannya akan lebih banyak anak lagi yang bisa menerima beasiswa dan wilayah yang bisa dijangkau program ini bisa diperluas bukan hanya sekadar di Kabupaten Temanggung.

Harapan ini seiring dengan keinginan agar anak-anak petani dan buruh tani tembakau mendapat kesempatan yang baik dalam mengenyam pendidikan. Agar kelak mereka bernasib baik, dan bisa terus menjadi petani yang baik dan menghasilkan produk pertanian berupa tembakau yang berkualitas dan unggul.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Pos terkait