Ragam

Mengapa Perokok Suka Mengumpulkan Bungkus Rokok?

Ada banyak kebiasaan yang dilakukan oleh para perokok. Dimulai dari ada yang suka untuk melukis batang rokok dengan ampas kopi alias nyethe. Ada juga yang doyan untuk memodifikasi korek. Hingga juga ada yang senang untuk mengumpulkan bungkus rokok bekas. Nah kenapa hal tersebut menjadi kegemaran para perokok?

Ada banyak alasan untuk menjawab pertanyaan mengapa perokok hobi mengumpulkan bungkus rokok. Walau ya sebenarnya ga semua perokok juga melakukan hal ini. Banyak juga kok yang habis merokok, bungkusnya langsung dibuang ke tempat sampah.

Saya sendiri menjadi orang yang hobi untuk mengumpulkan bungkus rokok hingga bertumpuk-tumpuk. Bahkan banyak kardus-kardus lainnya seperti kardus laptop, dispenser, hape, tetap saya simpan. Siapa tau dikemudian hari harus dijual kembali maka kelengkapannya masih ada dan bisa membantu menaikkan harga jual.

Tapi sebenarnya rokok kan tidak begitu. Mau masih ada bungkusnya sekalipun kan harga jualnya mungkin tak tinggi. Pertama isinya sudah tidak ada, kedua juga banyak yang bingung mau digunakan untuk apa. Nah di sini kemudian jawabannya nyambung dengan jawaban pertanyaan sebelumnya.

Kalau kita sadari dan teliti, bungkus rokok sebenarnya memiliki model dan keruwetan yang cukup kompleks. Barang sekecil itu memiliki detail yang luar biasa serta beberapa lapisan. Mulai dari plastik pembungkus, lalu bungkus itu sendiri, grenjeng, dan ada juga kertas di dalamnya yang menutupi grenjeng. 

Ada juga yang bermodel soft pack yang biasa digunakan sebagai bungkus bagi rokok-rokok kretek non filter pada umumnya. Bungkus model begini biasanya memiliki kelebihan soal desainnya yang cenderung klasik. Unik juga untuk dikoleksi.

Nah karena bungkusnya yang menarik maka seringkali perokok menyimpan itu dan ditumpuk dalam jumlah yang banyak. Ada yang menumpuknya di atas lemari, ada di jendela, ada juga yang banyak menumpuknya di ventilasi.

Bagi perokok yang memiliki kemampuan seni, mereka biasanya mengumpulkan bungkus rokok untuk dijadikan sebagai sebuah karya. Tak sedikit loh hasil karya mereka bagus-bagus. Ada yang jadi robot, rak, pesawat mainan, dan juga asbak. 

Bagi pecinta satu merek rokok yang sama selama bertahun-tahun, biasanya akan aware dengan perubahan bungkus rokok yang dia hisap. Kalau dia kolektor bungkus rokok, biasanya akan dibuat kolase bungkus rokok dari tahun ke tahun. Andaikan dia memiliki model yang special edition bisa jadi untung mendadak. Pasalnya tak sedikit kolektor yang memburu bungkus-bungkus rokok yang langka.

Ini alasan kedua kenapa mengumpulkan bungkus rokok adalah sebuah hal yang menyenangkan. Bisa menjadi kolektor dan bisa menjadi kaya. Atau juga kalau ga kaya-kaya banget bungkus ini bisa dijual kembali ke pedagang, maklum konon kabarnya grenjeng rokok masih bisa kembali untuk digunakan.

Ada juga yang menjadi pengumpul rokok karena event tertentu. Biasanya ada perjanjian antara penyelenggara acara dan sponsorship. Perjanjiannya adalah penyelenggara acara harus mengumpulkan bungkus rokok dalam jumlah banyak dan nanti akan diganjar dengan uang yang sepadan. 

Siapapun bisa ikutan juga kok mengumpulkan bungkus rokok. Setidaknya jika bukan karena alasan-alasan di atas tapi demi ikut untuk menjaga kebersihan lingkungan. Setelah terkumpul bisa anda buang di tempat sampah atau kalau merasa sayang-sayang, ya silahkan lanjutkan kumpulkan, siapa tau bermanfaat di hari kelak, hehehe.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Comments are closed.

More in:Ragam