philip morris
Bos baru Philip Morris | foto: Tengrinews
OPINI

Philip Morris Setop Jual Rokok di Inggris, Ternyata Ini Alasannya

Baru-baru ini diberitakan, kalau produsen rokok dan tembakau Swiss-Amerika, Philip Morris International (PMI) merencanakan menghentikan penjualan rokok di Inggris pada 2030 (CNBC Indonesia, 27/07/2021). Di balik rencana itu, PMI telah mempersiapkan diri sebagai produsen satu-satunya pengganti rokok di dunia. 

Ini adalah mega proyek PMI yang sebetulnya sejak 2016 telah direncanakan untuk beralih dari penjualan rokok tradisional (seperti bentuk sekarang ini) menuju rokok alternatif yang lain. Bisa jadi dimaksud produk rokok alternatif salah satunya adalah nicotine replacement therapy (NRT).

Karena di sisi lain, ternyata PMI berniat membeli perusahaan farmasi Inggris, Vectura Group, senilai 1.2 miliar. Terlihat memang sangat ironi, PMI sebagai produsen rokok membeli perusahaan farmasi. Dua hal yang sangat beda kepentingan. 

Akuisisi perusahaan farmasi oleh PMI memang mendapatkan kritikan oleh antirokok. Bahwa ikatan perusahan rokok dengan perusahaan farmasi sangat tidak layak.  

Akan tetapi jika ditelisik lebih mendalam, apa yang dilakukan PMI ini sangat wajar, PMI sebagai perusahaan besar melihat peluang ke depan, dengan memonopoli dan menciptakan produk rokok alternatif. 

Apalagi semenjak terjadi perselingkuhan WHO dan industri farmasi. Akibatnya WHO sebagai organisasi kesehatan dunia telah dikuasai industri farmasi. Kebijakan-kebijakan mengenai kesehatan sangat dipengaruhi oleh industri farmasi. Industri farmasi pemegang otoritas kebijakan kesehatan dunia.

Sedangkan, WHO telah berupaya mendorong negara-negara dunia untuk memuluskan jalan mengganti pemanfaatan nikotin alami dari daun tembakau dengan produk rekayasa nikotin. 

NRT sendiri adalah salah satu produk yang dikeluarkan perusahaan farmasi dunia sebagai pengganti asupan nikotin. Sehingga, munculnya NRT sebagai modus perusahaan  farmasi untuk merebut dan menguasai pasar nikotin dunia. 

Produk NRT banyak macamnya, ada koyo nikotin, permen karet nikotin, permen nikotin, tablet nikotin, alat hirup nikotin yang penggunaannya persis dengan rokok dengan dihirup, ada semprot nikotin dengan cara disemprotkan ke mulut. 

Baca juga:  Cebong dan Kampret, Merokoklah agar Rileks Menerima Perbedaan

Sesuai rekomendasi WHO, produk NRT di atas harus didistribusikan ke seluruh negara di dunia. Dengan rancangan pembiayaan dibebankan pada negara. lain itu, WHO melalui organisasi farmasi sedunia membentuk organisasi International Federation of Pharmaceutical Manufacturers and Associations (IFPMA) yang bergerak dalam pengembangan riset dengan misi mengadvokasi kebijakan yang mendorong penemuan obat-obatan, bioteknologi dan vaksin.

tembakau indonesia

Tembakau Indonesia memiliki cita rasa khas yang tidak dimiliki oleh negara penghasil tembakau lainnya.

Apa yang dilakukan PMI dengan menyetop peredaran rokoknya yang rencananya dimulai pada tahun 2030 adalah langkah propaganda dalam bisnis. Apalagi mantan Chief Executive PMI bernama Andre Calantzopoulos pernah mengatakan yang intinya mendorong perokok untuk beralih ke rokok alternatif. Tentunya produk yang akan diluncurkan PMI. 

Selain itu, PMI sedang dalam ikut andil memerangi rokok kretek dengan menciptakan produk rokok alternatif. Walaupun PMI di Indonesia ini pemegang salah satu industri rokok terbesar yang memproduksi kretek. 

Namun Semua orang telah mengerti, bahwa produk utama PMI adalah rokok putih/putihan. Rokok yang hanya memakai bahan baku utamanya tembakau saja. Sedangkan produk rokok kretek yang dimiliki PMI hanya sebagai penopang saja, tidak mengakar untuk tetap menjaga kretek sebagai warisan budaya yang memiliki sejarah panjang hingga lolos dari gerusan zaman termasuk krisis moneter.  

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun
mm
Seorang santri dari Kudus. Saat ini aktif di Komite Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK).

Comments are closed.

More in:OPINI