Apa Saja yang Bisa Dibeli dari Uang Penerimaan Cukai Rokok?

beli cukai rokok

Sifat dari cukai rokok memang adalah pengendalian, tapi tak bisa dipungkiri bahwa hasil keuntungannya tetap harus diperuntukkan untuk kemaslahatan orang banyak. Tidak boleh hanya diperuntukkan untuk satu kelompok masyarakat saja. Walau sebenarnya kita (sebagai perokok) sama-sama paham bahwa selama ini belum ada kebermanfaatan yang kongkrit. Infrastruktur ruang merokok yang baik tak kunjung ada dan pemberdayaan petani tembakau dan cengkeh yang tak maksimal.

Padahal Indonesia menerima hasil keuntungan dari cukai rokok yang tidak sedikit. Laporan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyebutkan bahwa penerimaan cukai dari sektor Industri Hasil Tembakau pada 2021 mencapai Rp. 188,81 triliun. Waw! Angka yang fantastis bukan? Memang angka ini lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya tapi alasannya karena memang tarif cukai rokok yang memang meninggi juga tiap tahunnya. 

Dari angka yang fantastis itu sebenarnya tidak sulit kok untuk membuat fasilitas ruangan merokok yang baik menyebar di seluruh daerah di Indonesia. Memang akan menimbulkan perdebatan tapi mari kita asumsikan ruangan merokok itu sebesar atau mungkin sedikit lebih besar dari halte. Harga satu halte menurut Dishub Kalimantan Selatan, Rusdiansyah (https://banjarmasin.tribunnews.com/2018/04/12/satu-halte-brt-akan-sedot-dana-sekitar-rp-15-juta-banjarkuala-ada-112-halte) sekitar 10 sampai dengan 15 juta rupiah. Jika ruangan merokok sedikit lebih besar dari halte maka anggaplah biayanya mencapai 20 sampai dengan 30 juta rupiah. 

Jika dijumlahkan, Indonesia memiliki total 514 kabupaten, kabupaten administrasi, kota, dan kota administrasi dari 34 provinsi. Mari kita membayangkan dalam satu daerah ada sekitar 5 fasilitas merokok yang baik. Berarti total ada 2570 kebutuhan ruangan merokok dan dikali 30 juta maka akan membutuhkan biaya sekitar 77 miliar rupiah. Angka ini sekitar 42% dari total pemasukan cukai sektor IHT tahun 2021. Masih masuk akal kan untuk dibuat?

Ya, ini soal political will dan mau untuk menegakkan amanat keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tapi yasudahlah, coba kita membayangkan yang lucu-lucu saja. Kita ambil contoh adalah salah satu klub bola asal Premier League, Chelsea yang butuh investor baru setelah Roman Abrahamovic dihukum akibat invasi Rusia ke Ukraina. 

Berapa harga Chelsea? Menurut Sky Sports, Abramovich baru akan mendengarkan tawaran minimal 3 miliar paun atau sekitar Rp 57,6 triliun. Anggaplah jika anda menawar 70 triliun rupiah maka otomatis sudah barang pasti bakal terjual. Dengan pemasukan cukai sektor IHT sebesar 181 triliun maka setidaknya sudah bisa dibeli tiga Chelsea langsung tanpa ribet! Sisanya bisa buat bangun stadion atau mengumpulkan Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, Mohamed Salah, dalam satu skuat. Hebat kan?

Atau barangkali anda ingin menjadi Crazy Rich dengan hobi absurd yang menghambur-hamburkan uang. Anda bisa melakukan aktifitas aneh seperti misalnya membeli kerupuk dan dikumpulkan dalam sebuah stadion. Harga satu krupuk yaitu sekitar 1000 rupiah. Jika dibagi 100 triliun saja maka…. Aduh kalkulator saya jebol untuk menghitungnya. Buanyaakk bangeettt!

Indonesia boleh bangga dengan sirkuit terbarunya di Mandalika. FYI, pembangunan satu sirkuit Mandalika menurut Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato sebesar 1,8 triliun. Dengan pemasukan cukai IHT yang menyentuh hamper 200an triliun ya Indonesia bisa bikin dua sirkuit sekelas internasional di 34 provinsi. Canggih kan?

Kan lagi musimnya perang nih, butuh alutsista canggih? Tenang saja! Bisa menggunakan dana keuntungan hasil cukai IHT dalam setahun loh! Data dari bisnis.tempo.co, alokasi anggaran Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mencapai Rp 133,9 triliun. Masih ada sisa kok kalau pakai uang cukai rokok. 

Lebih rigid lagi mau? Oke, satu-satu! Rasanya Indonesia butuh kapal selam canggih untuk bertarung di lautan dalam. Harga satu kapal selam kelas Borei yang merupakan kapal selam tercanggih di Rusia saja sebesar 17 triliun rupiah. Dalam satu tahun saja dengan uang cukai rokok, Indonesia bisa punya sepuluh kapal selam tercanggih dan ditakuti.

Ya ini hanyalah itung-itungan sederhana terkait apa yang bisa dibeli dari pemasukan cukai rokok dalam setahun. Banyak dan bisa bermanfaat untuk kebutuhan apa saja asal bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Kita juga harus sadari bahwa peruntukkan uang cukai rokok ini juga membutuhkan proses birokrasi yang njelimet untuk dicairkan demi kemaslahatan masyarakat banyak. Yah maklumlah, namanya juga negeri Wakanda, setidaknya mimpi ajah dulu deh ~

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Seorang lelaki yang tak pernah merasa kesepian