rincian alokasi dbhcht
CUKAI

Rincian Alokasi DBHCHT 2022 Setelah Direvisi Sri Mulyani

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merevisi aturan mengenai rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2022 atau DBHCHT 2022. 

Revisi tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 25/PMK.07/2022 yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2022. Nomenklatur resmi regulasi tersebut adalah Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 2/PMK.07/2022 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022.

Aturan baru ini mengubah Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 2/PMK.07/2022 sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran pada aturan baru. 

Lampiran tersebut merupakan bagian tidak terpisahkan dari PMK Nomor 25/PMK.07/2022. Sementara itu, ketentuan lainnya tetap mengacu pada aturan sebelumnya. Artinya, secara keseluruhan besaran DBHCHT adalah tetap sebesar Rp 3,87 triliun, atau tepatnya Rp 3.870.600.000.000.

Adapun yang berubah dari besaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau adalah mengenai rincian alokasi untuk masing-masing daerah sebagaimana tertuang dalam Lampiran terbaru.

cukai rokok klobot

Berdasarkan gabungan alokasi ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, berikut ini rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2022 yang dialokasikan kepada daerah:

Berdasarkan gabungan alokasi ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, berikut ini rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2022 yang dialokasikan kepada daerah: 

  • Total DBHCHT Provinsi Aceh: Rp 13.165.565.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sumatera Utara: Rp 18.562.638.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sumatera Barat: Rp 2.293.992.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Riau: Rp 9.246.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Jambi: Rp 1.760.563.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sumatera Selatan: Rp 455.080.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Lampung: Rp 4.802.197.000 
  • Total DBHCHT Provinsi DKI Jakarta: Rp 1.024.798.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Jawa Barat: Rp 439.054.841.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Jawa Tengah: Rp 879.960.580.000 
  • Total DBHCHT Provinsi DIY ogyakarta: Rp 11.566.773.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Jawa Timur: Rp 2.141.975.778.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Kalimantan Barat: Rp 394.598.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Kalimantan Tengah: Rp 58.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Kalimantan Selatan: Rp 11.871.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Kalimantan Timur: Rp 7.558.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sulawesi Tengah: Rp 536.466.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sulawesi Selatan: Rp 13.511.936.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Sulawesi Tenggara: Rp 2.614.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Bali: Rp 5.905.197.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Nusa Tenggara Barat: Rp 329.269.117.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Nusa Tenggara Timur: Rp 5.158.057.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Banten: Rp 970.036.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Gorontalo: Rp 618.000 
  • Total DBHCHT Provinsi Kepulauan Riau: Rp 199.823.000
Baca juga:  Implementasi DBH-CHT Belum Memihak Kepentingan Industri Hasil Tembakau (IHT)

Berdasarkan data tersebut, alokasi Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau tersebar untuk 25 provinsi di Indonesia melalui Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.


Data Kompas.com

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Comments are closed.

More in:CUKAI