Rokok Esse: Sederet Fakta yang Jarang Diketahui

rokok esse

Rokok Esse diproduksi oleh pabrikan asal Korea Selatan, KT&G (Korean Tobacco & Global). KT&G meluncurkan produk ini pada 1996 dengan berbagai varian, seperti Esse Menthol, Esse Change, Esse Mild, Esse Berry Pop dan lain sebagainya.

Selain berhasil menancapkan brand di Indonesia, pabrikan Esse juga berhasil kompetitif di wilayah Eropa Timur dan Rusia. Ukuran silindernya kecil.  Jika digambarkan, rokok ini masuk pada kategori reguler, slim dan superslims dengan kandungan tar dan nikotin lebih rendah ketimbang rokok biasa.

Bacaan Lainnya

Esse membawa warna baru dalam hal aroma dan rasa. Mungkin ini menjadi alasan, lebih banyak perempuan yang menggemari cita rasa Esse.

Rokok berjargon “Click to Change” For The Stylish” ini memiliki sederet fakta yang jarang diketahui oleh, bahkan, perokoknya sendiri.

Supaya merokoknya makin berasa dan mengamalkan amanat Soekarno; Jasmerah! Berikut ini fakta-fakta rokrok Esse:

Negara yang memproduksi Esse

Di negeri aslinya, rokok Esse menjadi penguasa pasar sigaret. Persentasenya sekitar 25% pada 2012. Ekspornya pun meningkat signifikan. Pada 2010 sebesar 15,4 dan pada 2016 menjadi 40%. Sungguh pertumbuhan yang sangat fantastis.

KT&G sendiri sebagai produsen Esse sejatinya adalah pabrikan besar yang telah lama bermain di dunia pertembakauan.  KT&G semula adalah milik negara dengan nama asli “Korea Tobacco & Ginseng” kemudian berubah menjadi “Korea Tomorrow & Global Corporation”. Perubahan ini sejalan setelah swasta mengakuisisi kepemilikan pabrik ini.

Tidak hanya Esse saja, KT&G juga memproduksi berbagai merek rokok seperti, Arirang, This, This Plus, Indigo, The One, Lo Crux dan sederet merek lainnya. 

Akuisisi pabrik rokok dalam negeri

KT&G meluncurkan Esse di Indonesia pada tahun 2004 bersamaan hadirnya perusahaan tersebut di Indonesia.  Entah mengapa begitu ajaib, pada tahun yang sama itu Esse mampu terjual sebanyak 120 juta batang. Dengan pasar yang menjanjikan ini, KT&G kemudian merilis merek-merek baru. 

Selang tujuh tahun, tepatnya pada 2011 KT&G mengakuisisi perusahaan Tri Sakti Purwosari Makmur. Tri Sakti Purwosari adalah satu dari 4 perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Merger besar-besaran Esse ini menjadi perkembangan pesatnya bersaing di Indonesia.

Awalnya KT&G hanya meluncurkan produk Esse Mild, kemudian pada 2013 menjajaki segmen Sigaret Kretek Mesin (SKM), dan seterusnya memproduksi Esse Mild Menthol. Rokok Esse tetap sigaret super slims jenis low tar low nicotine

KT&G mungkin adalah pabrik rokok yang paling cepat dalam berinovasi pada produknya. Selang setahun dari berbagai varian rokok yang telah ada, pada 2014 perusahaan meluncurkan Esse Change Applemint. Menariknya lagi Esse Change Applemint ini tersesuai dengan lidah dan cita rasa rokok kretek.

Varian Rokok Esse Paling Banyak

varian rokok esse
Sumber: Wikipedia
Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Pos terkait