Manfaat Tembakau: Melawan Kanker dan HIV

Manfaat Tembakau

Manfaat tembakau amat banyak. Tumbuhan ini diciptakan Tuhan dengan segala kebaikan dan manfaat bagi umat manusia di dunia.

Secara umum, masyarakat luas mengenal sedikit sekali penggunaan tembakau bagi kehidupan sehari-hari. Biasanya hanya mengenal sebagai produk konsumsi seperti diisap sebagai rokok, dikunyah, bahan makanan dan minuman. Padahal tembakau juga bisa menghasilkan parfum, minyak atsiri, pestisida, obat farmasi dan sebagainya. 

Bacaan Lainnya

Namun dari tahun ke tahun stigma terhadap tembakau semakin buruk di masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah perang global terhadap tembakau. Perang terhadap tembakau dikumandangkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 2003. WHO menggulirkan Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau (FTCT). Indonesia didesak terus untuk meratifikasi konvensi ini. 

Akibat desakan ini, tembakau pun dari hari ke hari dicitrakan sebagai momok di ruang publik Indonesia. Kampanye dan larangan penggunaan tembakau di ruang publik meluas. Padahal tembakau memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Berikut adalah beberapa manfaat tembakau

manfaat tembakau di lahan

Tidak disangka, tembakau yang sering dikonotasikan sebagai penyebab kanker, ternyata adalah penghasil protein anti kanker. Protein ini diambil dari tubuh manusia, melalui DNA dimasukan ke dalam tembakau melalui perantara bakteri. Dari sini, tembakau menghasilkan cairan berupa protein untuk melawan kanker. Di sisi lain, protein anti kanker ini juga bisa memulihkan jarring fungsi tubuh yang sudah rusak. Lebih lanjut, tembakau bisa menghasilkan protein yang menstimulasi antibody HPV, penyebab kanker mulut rahim.

Selanjutnya, nikotin yang terkandung dalam tembakau juga berguna untuk makanan dan minuman olahan. Selain dikenal luas sejak dulu di masyarakat tradisional, kandungan nikotin dalam tembakau dipakai sebagai pembunuh serangga atau insektisida dalam pertanian. Di kalangan pecinta lingkungan, nikotin dalam tembakau juga dipakai untuk melepaskan gigitan lintah yang menempel pada tubuh manusia.

Tembakau di kalangan kedokteran yang menangani HIV AIDS, dikenal sebagai penghasil protein griffithsin. Disini, virus tembakau yang menghasilkan protein, bukan tembakaunya. Protein ini diolah sedemikian rupa untuk melawan virus HIV yang menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Di kalangan masyarakat luas, dikenal juga tembakau sebagai obat luka. Caranya sangat sederhana. Pertama ambil daun tembakau segar, lalu dicuci, kemudian tumbuh halus dan lumat. Hasil tumbukan ini kemudian ditambahkan dengan minyak tanah, dua sampai lima sendok. Aduk sampai rata. Lalu peras dan saring untuk menghasilkan cairan tembakau minyak tanah ini. Hasil saringan ini lah yang akan menjadi obat luka. Caranya cukup oleskan pada luka.

Pada Maret 2013, para peneliti dari Eropa menemukan tembakau yang dimodifikasi secara genetic untuk menghasilkan obat diabetes dan kekebalan tubuh manusia. Di dalam penelitian ini, mereka membuat tembakau transgenik yang menghasilkan protein perangsang sel-sel kekebalan tubuh agar aktif. Dalam penelitian ini, ditemukan juga kenyataan bahwa dosis kecil protein tembakau ini mampu membantu mencegah kencing manis atau diabetes melitus tipe 1.

Di kalangan peternak sendiri, tembakau digunakan sebagai obat cacing. Biasanya tembakau diekstrak daunnya untuk menjadi campuran makanan dan minuman ternak di masyarakat. Secara tradisional, penggunaan ekstrak daun tembakau ini digunakan untuk membasmi cacing H. contortus. 

Nah di kampung kalian sendiri, tembakau digunakan untuk apa ya Sob? Tulis di kolom komentar ya.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Pos terkait