Merek Tembakau yang Populer di Marketplace

merek tembakau laris di marketplace

Merek tembakau ini paling laris dan populer di marketplace.

Setelah COVID-19 mulai reda, ekonomi Indonesia mulai membaik. Tapi tidak baik-baik amat. Banyak bahan pokok harganya meningkat. Penghematan pengeluaran masih menjadi tren dalam rumah tangga Indonesia. Pun dengan para perokok dari kalangan remaja, mahasiswa, dan dewasa. Mereka masih berpuasa untuk mengeluarkan duit dalam hitungan rutin yang besar.

Tidak salah, para perokok hemat ini berburu tembakau lintingan mereka di marketplace. Selain alasan banyak diskon bebas  ongkos kirim, cashback, dan tentu bisa memilih banyak varian tanpa harus keluar rumah.

Berikut rangkuman merek tembakau olahan pabrik yang populer di marketplace orange, hijau dan merah. 

Merek Tembakau Produksi Taru Martani

Fyi, tembakau populer di marketplace mayoritas produk dari PT. Taru Martani 1918 Yogyakarta, untuk keperluan penulisan ini, diambil juga dari perusahaan lain.

Pertama yang kami ulas adalah Tembakau Mole Darmawangi 74. Tembakau yang memiliki aroma khas ini adalah produksi Perusahaan Rokok Tembakau Mole Cap Perahu dari Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tembakau masyhur dengan karakter ringan, sedang, tidak nyegrak, dan tidak mengandung saus rokok yang berlebih. Di Marketplace, seller menjual tembakau per bungkus antara 6000 rupiah sampai 7000 rupiah. Pembelian dalam jumlah  pak isi 10 bungkus akan lebih murah.

Rekomendasi untuk pembaca, jangan lupa tambahkan cengkeh, dan tembakau dari indikasi geografis lain seperti tembakau Boyolali atau Temanggung, biar dapat sensasi berbeda. Boleh saja sih, tembakau Darmawangi 74 ini tidak perlu campuran apa-apa, bisa langsung mengisapnya. Semua tergantung kebiasaan dan selera.

Tembakau Shag cap daun no 1 Finest Mbako Rajang Untuk Rokok Linting adalah salah satu tembakau terlaris di marketplace. Wajar laris di kalangan umum, karena dalam setiap bungkusnya telah tersedia pula kertas rokok atau papir. Tembakau ini diklaim sebagai tembakau linting kelas premium. Bagi pecintanya memang tembakau ini terkenal dengan aroma yang khas. Setiap bungkus harganya antara 7000 rupiah hingga 8500 rupiah. Harga non ongkos kirim, yang biasanya cenderung gratis.

Selanjutnya adalah tembakau merek Violin. Tembakau ini keluaran legenda rokok milik Keraton Yogyakarta Hadiningrat, PT Taru Martani 1918. Perusahaan yang telah berusia lebih dari seratus tahun ini memang memiliki puluhan tembakau rasa atau olahan. Tembakau jenis rasa atau olahan ini merupakan inovasi baru dari Taru Martani, setelah puluhan tahun menjadi produsen Cerutu.  

Tembakau violin ini terkenal dengan tembakau yang keringnya pas. Aromanya pun mantap dan manis.  Harga tembakau Violin ini di marketplace per bungkus antara 15000 rupiah hingga 18000 rupiah. “jos par jos bleng pokoke joss,” kata pembeli di kolom testimoni marketplace hijau.

Kemudian ada Tembakau Mole Cap Madu Simadu Poetra. Lagi-lagi tembakau Mole dari Sumedang yang laris. Memang daerah Sumedang terkenal sebagai penghasil berbagai varian tembakau. Di Sumedang terdapat puluhan pabrik rokok dan pengolah tembakau rumahan. Pun terkenal dengan pasar tembakau dari seluruh Indonesia. Jadi wajar di marketplace selain dari Taru Martani, meriah oleh produk dari Sumedang. Nah, Tembakau Mole Cap Madu Simadu Poetra ini adalah ciri khas tembakau Sumedang dengan kualitas baik dan tembakau lebih lembut. Harganya antara 5000 rupiah sampai 8000 rupiah per bungkus.

Tembakau Mars Brand

Terakhir adalah pemain kawakan Mars Brand. Produsen Marsbrand ini sudah lama terkenal di kalangan perokok Indonesia. Dari dasawarsa ke dasawarsa, tembakau dengan paketan kertas rokok papir ini dikenal dan dikonsumsi luas di berbagai kalangan. Karena dijual paketan dengan papir dan nama yang terkenal, Mars Brand dijual antara 15000 sampai 18000 ribu di marketplace.

Nah, apa merek tembakau favoritmu? Tulis di kolom komentar.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun