Promosi Rokok Bal Tiga yang Menginovasi Periklanan Indonesia

bal tiga cangkir di rumah nitisemito

Bicara sejarah periklanan di Indonesia ada satu nama yang tidak dapat dilewatkan untuk dibahas yakni berbagai inovasi yang dilakukan oleh perusahaan rokok Bal Tiga milik Nitisemito. 

Sejarah mencatat, pada 1938, usaha kretek Nitisemito berkembang menjadi yang terbesar di Indonesia, dengan tenaga kerja 10.000 dan mampu memproduksi 10 juta batang per hari. 

Rokok merek Bal Tiga juga dipasarkan di seluruh kota di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, bahkan ke negeri Belanda.

sejarah rokok bal tiga

Nitisemito dikenal sebagai orang yang kreatif dalam mempromosikan dan memasarkan produknya. 

Suatu kali, misalnya, ia menyediakan berbagai macam hadiah menarik. Caranya dengan menukarkan sejumlah tertentu pembungkus rokok hasil produksinya. Hadiah-hadiah yang disediakan benar-benar beraneka warna. Mulai dari gelas, piring, cangkir, sampai arloji, sepeda, jam tembok, dan lain sebagainya. Di samping itu ia juga mengerahkan sejumlah mobil untuk keperluan promosi sekaligus untuk menerima penukaran pembungkus rokok dengan hadiah-hadiah yang disediakan.

Setiap ada pasar malam di berbagai daerah, Nitisemito juga tidak ketinggalan ikut serta meramaikannya dengan membuka stand. Masih dalam rangka promosi, ia juga menyelenggarakan pertunjukkan sandiwara keliling, yang dipakai untuk menyelipkan promosi hasil produksinya.

Bahkan, ia menyewa pesawat terbang Fokker dengan 200 gulden untuk mempromosikan rokoknya untuk menyebarkan pamflet di daerah Bandung dan Jakarta. Hal itu membuat geger dan tiada henti menjadi buah bibir di tengah masyarakat karena dianggap perbuatan yang tidak biasa.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun