Rokok Termahal di Pasar Indonesia Tahun 2022

etalase rokok mahal

Rokok termahal yang beredar di pasar Indonesia pada 2022 didominasi oleh rokok-rokok putih dan sigaret kretek mesin. Rokok-rokok ini memang memiliki pasar tersendiri, tetapi semakin ke sini banyak orang yang perlahan meninggalkannya, untuk beralih ke rokok yang lebih murah.

Saya melakukan mini riset harga rokok yang beredar di pasar. Saya menemukan beberapa hal menarik, untuk menyimpulkan deretan rokok dengan banderol yang bisa membuat kantong kian jebol.

Berikut ini adalah beberapa rokok termahal yang beredar di pasar Indonesia:

Esse Golden Leaf 20, Benar-Benar Rokok Termahal

Rokok ini sejatinya masuk kategori Sigaret Putih Mesin (SPM) Premium. Rokok bikinan Oppa-Oppa Korea ini adalah sekian merek dari varian keluar Esse. Saya awalnya menganggap, varian paling mahal dari Esse adalah Esse Change. Maklum, Lur, saya ini rokoknya tingwe, kadang-kadang saja rokok pabrikan kalau kebetulan ada teman yang nawarin. hehe 

Perkiraan saya mengenai harga termahal dari Esse itu terbantahkan setelah riset tujuh hari tujuh malam, ternyata termahal adalah Esse Golden Leaf 20. Rokok ini ora bisa dibanding-bandingke bahkan dengan rokok SPM lainnya pun.

Harga rokok ini sebenarnya sudah bisa diperkirakan dari tampilan bungkusnya yang dark dan elegan. Entah kenapa, kesan hitam dengan kombinasi font yang pas itu bisa memancarkan nilai yang begitu tinggi. Belum juga lihat pita cukainya, bungkus rokoknya sudah bisa bilang, “aku ini rokok mahal”. 

Rokok Esse Golden Leaf 20 harganya RP37.900. Sebuah angka untuk 3 bungkus rokok yang sering saya beli. 

Rokok ini memang bukan rokok yang terjangkau bagi saya atau Anda, tetapi rokok ini ternyata memiliki pasar sendiri.

Marlboro Hard Pack 20’S, Marlboro Light 20’S, Marlboro Ice Burst 20’S

Sekitar setahun lalu,  saya sering membeli rokok Marlboro sebagai selingan saja. Kalau tidak salah rokok ini dulu tidak terlalu mahal, ya setidaknya terjangkau jika saya membelinya seminggu dua atau tiga bungkus.

Bagi saya, Marlboro masih menjadi rokok untuk selingan yang terjangkau. Namun tidak setelah beberapa hari lalu saat sepulang bermain futsal. Saya melipir ke salah satu minimarket karena lupa tidak membawa rokok. Melihat rak rokok, saya membeli Marlboro Ice Burst. 

Sudah menjadi kebiasaan saya untuk tidak pernah mempedulikan harganya. Waktu itu saya membeli satu botol aqua, teh botol, masker dan rokok Marlboro Ice Burst. Saya sudah menyiapkan uang 50 ribu, tetapi ternyata mbak-mbak kasir bilang kalau saya harus membayar sekitar 65 ribu.

Setelah saya cek dengan seksama, ternyata yang membuat tagihannya di luar perkiraan saya adalah harga rokok Marlboro Ice Burst. Harga rokok ini Rp35.700. Jauh sekali dari perkiraan saya. Sebagai informasi saja, tiga merek rokok Marlboro yang saya sebutkan di atas harganya sama.

Setelah kejadian hari itu, saya semakin menyadari kalau maqom saya adalah maqom tingwe, bukan maqom menjadi cowboy.

Dua rokok inilah yang sebenarnya paling mahal di pasar kita. Jadi, sepertinya kretek menjadi pilihan yang paling baik untuk nyebat. Selain cita rasanya nikmat, dengan merokoknya kita sedang melestarikan kebudayaan bangsa.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun