logo boleh merokok putih 2

Dari Desa Semoyang, NTB, Lahirlah Tembakau yang Menghidupkan Ekosistem IHT

NTB Tembakau

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu wilayah di Indonesia yang menghasilkan tembakau. Salah satu daerah di NTB yang cukup sukses untuk mengolah tembakau adalah Desa Semoyang, Kabupaten Lombok Tengah. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, Dinas Perindustrian NTB menetapkan desa tersebut sebagai desa penghasil tembakau. 

Olahan tembakau yang telah menjadi suatu produk adalah rokok. Di sana, terdapat Industri Kecil Menengah (IKM) Pemban Aji yang memproduksi rokok. Untuk variannya, mereka memproduksi Sigaret Kretek Tangan (SKT). Varian yang diperkirakan beken untuk tahun-tahun mendatang.

Dalam menghasilkan produk rokok, IKM Pemban Aji menggunakan perpaduan tembakau milik Desa Semoyang dan tembakau kasturi. Lalu, mereka memakai brand bernama LeafWin. Harganya pun boleh dibilang cukup terjangkau, yaitu Rp9.000. Produk LeafWin siap edar ke publik apabila izin Kemenkumham terkait merek telah disahkan.

Nusa Tenggara Barat dan Tembakau

Tembakau bukanlah tanaman baru di NTB. Sejak zaman kolonialisme Belanda, tembakau telah hadir dan dikembangkan. Kemudian, secara perlahan, produsen dalam negeri mengambil alih pengolahan tembakau. Mulai dari PT Faroka, PT GIEB, hingga PT. Djarum

Adapun tembakau yang dibudidayakan di NTB adalah tembakau virginia. Tembakau ini cocok dijadikan sebagai bahan baku rokok putih dan rokok mild. Dan memang, sampai saat ini NTB lebih dikenal sebagai penghasil tembakau virginia. 

tembakau lombok tapanuli

Oleh karena itu, kehadiran tembakau yang merupakan produksi dari petani di Desa Semoyang menjadi terobosan menarik. Ini adalah sebuah alternatif dan juga keuntungan berganda setelah tembakau virginia telah populer di Indonesia. 

Salah satu hal yang bikin menarik di Desa Semoyang adalah pengolahan tembakau tidak hanya berfokus pada daun melainkan juga batang. Bahkan, mereka juga mampu mengolah biji, akar, hingga bunga. 

Hal seperti inilah yang mestinya perlu dipromosikan kepada banyak orang. Sebab, sering kali orang-orang mengira bahwa pengolahan tembakau hanya terpusat pada daun saja. 

Olahan mereka pun tidak main-main. Dari batang tembakau, mereka bisa membuat papan partikel, biobriket, dan asap cair. Sedangkan dari biji, bunga, dan akar, mereka bisa membuat penyedap rasa alami, pakan ternak, dan parfum.

Dari sini, kita bisa melihat bahwa manfaat tembakau sangat banyak. Jika ada orang yang memperdebatkan apakah tembakau perlu dimusnahkan karena tidak bermanfaat, orang itu perlu belajar ke Desa Semoyang. 

Ekosistem Tembakau di NTB Harus Berkembang

Ketika sebuah tanaman telah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah maka selanjutnya pemerintah pusat perlu ikut memberikan dukungan pula. Kehadiran tembakau di NTB yang mana merupakan salah satu dari lima penghasil tembakau tertinggi di Indonesia, perlu digiatkan. 

tembakau lombok

Pemerintah pun tidak bisa menutup mata bahwa tembakau virginia merupakan bahan baku yang cocok untuk rokok putih dan rokok mild. Dan seperti yang kita tahu bahwa penerimaan negara melalui cukai rokok, yang cukup mumpuni adalah kedua rokok tersebut. 

Maka dari itu, bentuk dukungan pemerintah harus benar-benar terukur. Jangan sampai terjadi impor tembakau ketika di daerah-daerah kecil seperti Desa Semoyang justru menghasilkan tembakau. Apalagi rokok dengan varian SKT cukup menjadi tren belakangan ini. 

Siapa tahu, setelah izin Kemenkumham turun, rokok SKT milik Desa Semoyang bisa mewarnai percaturan rasa di antara merek-merek besar. Dan mari kita berharap, semoga izin Kemenkumham lekas turun. Toh, berarti IKM Pemban Aji membantu negara untuk tidak membikin rokok ilegal.

Itu, kan, maumu, Negara?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Penulis

Moddie Alvianto Wicaksono

Moddie Alvianto Wicaksono

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Lainnya