Menyelisik Ragam Manfaat Cengkeh

Jauh sebelum bangsa-bangsa di Eropa melakukan ekspedisi pelayaran untuk berebut rempah-rempah di Kepulauan Maluku, masyarakat lokal sudah memanfaatkan rempah-rempah tersebut sebagai bumbu masak dan obat herbal. Cengkeh salah satunya. Rasanya yang memberi efek pedas sekaligus hangat di tubuh menjadikan cengkeh digunakan sebagai bumbu masak dan juga obat untuk beberapa penyakit.

Bangsa Eropa memperebutkan cengkeh pertama-tama sebagai bahan pengawet makanan dan obat-obatan. Selain itu, berdasarkan catatan para petualang yang berlayar untuk mencari cengkeh, di Eropa, selain dimanfaatkan sebagai bahan pengawet makanan dan obat-obatan, cengkeh juga menjadi lambang kemewahan. Para bangsawan berlomba-lomba membeli cengkeh untuk kemudian disajikan sebagai jamuan kepada tamu yang datang. Mereka yang bisa menjadikan cengkeh dan rempah-rempah lainnya sebagai bahan jamuan tamu, dianggap orang terpandang dan kaya raya.

Seiring revolusi industri dan ditemukannya mesin pendingin sebagai wadah menyimpan makanan untuk diawetkan, pamor cengkeh menurun. Bangsa Eropa menghentikan perburuan cengkeh mereka. Pamor cengkeh kembali menanjak usai penemuan rokok keretek di Indonesia. Berdasarkan temuan di lapangan, cengkeh juga masih digunakan sebagai bahan untuk obat bermacam penyakit. Yang terbaru, berdasarkan penelitian doktoral oleh Dr. Fadilah, M.Si dari fakultas Farmasi Universitas Indonesia, minyak cengkeh (eugenol) bermanfaat untuk menghambat penyebaran penyakit kanker kolorektal.

Selain itu, sudah banyak hasil penelitian yang menyingkap manfaat cengkeh untuk bermacam kegunaan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Obat sakit gigi

Sudah sejak lama minyak cengkeh digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan sakit gigi. Minyak cengkeh dioleskan langsung ke lokasi tempat sakit bersumber. Kandungan antibiotik dan anastesi dalam minyak cengkeh mampu membunuh bakteri penyebab sakit gigi sekaligus pereda rasa nyeri yang ditimbulkan penyakit.

  1. Mengatasi mual dan muntah dan meningkatkan sistem pencernaan

Dengan mengonsumsi air rebusan cengkeh, baik itu bunga, batang atau daunnya, sangat bermanfaat untuk mengatasi rasa mual dan muntah yang sedang diderita. Rasa hangat, sedikit pedas dan segar yang timbul usai mengonsumsi air rebusan cengkeh mampu menghilangkan rasa mual dan mencegah muntah. Selain itu, air rebusan cengkeh juga dapat memperbaiki saluran pencernaan manusia.

  1. Mengatasi flu dan menjaga tubuh tetap hangat

Minyak cengkeh juga bermanfaat untuk mengatasi flu dengan cara mengoleskannya di sekitar hidung. Selain itu, dengan mengonsumsi cengkeh, baik itu dikunyah atau dengan meminum air rebusannya, juga mampu mengatasi penyakit flu dan menjaga tubuh tetap hangat.

  1. Mencegah peradangan di berbagai tempat

Berbagai zat aktif seperti flavanoid terkandung dalam minyak cengkeh. Flavanoid bekerja dengan sifat anti-inflamasi sehingga mampu mengurangi peradangan pada penyakit rematik. Rasanya yang hangat juga bisa menjadi ekspektoran untuk mengobati berbagai kondisi gangguan saluran pernapasan.

  1. Mengobati Sinusitis

Penelitian lain juga menghubungkan manfaat cengkeh dengan masalah penyakit sinusitis. Cengkeh terbukti mampu mengobati penyakit sinusitis yang diderita seseorang. Untuk mengobati penyakit sinusitis, yang dimanfaatkan adalah bubuk cengkehnya. Bubuk cengkeh diletakkan langsung di dalam hidung ketika sinusitis menyerang.

  1. Melancarkan peredaran darah dan menyehatkan jantung

Penelitian juga menemukan bahwa minyak cengkeh atau eugenol mampu mencegah pembekuan darah dalam tubuh. Darah yang membeku tentu saja menghambat peredaran darah dan menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, lambat laun fungsi jantung akan terganggu. Dengan memanfaatkan minyak cengkeh, peredaran darah lancar dan jantung menjadi sehat.

  1. Meredakan batuk dan meringankan infeksi saluran pernafasan

Mengunyah cengkeh dapat menyembuhkan batuk yang disebabkan rasa gatal di tenggorokan. Kandungan kimia dalam cengkeh adalah ekspektoran alami yang mampu mengencerkan dahak penyebab batuk. Selain itu cengkeh juga memiliki berbagai kandungan antioksidan dan berbagai zat yang dapat menghilangkan rasa sakit serta membunuh kuman penyebab infeksi saluran pernafasan.

  1. Mengobati jerawat dan menghilangkan noda dan guratan di kulit

Minyak cengkeh merupakan salah satu obat herbal yang berdasar penelitian mampu  menghilangkan jerawat. Cara penggunaannya dengan mengoleskan pada daerah jerawat. Kemungkinan jerawat yang tersebar di wajah dapat dihilangkan dengan membunuh bakteri dengan bantuan sifat antimikroba dari minyak cengkeh. Selanjutnya minyak cengkeh juga bermanfaat untuk menghilangkan noda dan guratan di kulit yang disebabkan oleh luka atau penyebab lainnya. Minyak ini dapat membantu membuat kulit lebih lembut agar tidak tampak buruk jika terdapat guratan.

  1. Sebagai kondisioner dan pencegah kerontokan rambut

Minyak cengkeh dapat dijadikan sebagai kondisioner yang berfungsi untuk menghitamkan, memperbaiki rambut kering dan sebagainya. Minyak cengkeh juga dapat membantu mencegah rambut dari kerontokan yang dapat menyebabkan kebotokan. Caranya sangat mudah yaitu dengan mengoleskannya di rambut dan kulit kepala 5-15 menit lalu dibilas bersih.

  1. Mencegah bau mulut dan badan

Khasiat cengkeh dengan wanginya yang khas akan membantu mengatasi bau mulut serta bau badan berlebih. Dengan mengonsumsi cengkeh, baik dimasukkan dalam bahan makanan, meminum air rebusannya, atau dengan berkumur dan mandi dengan air yang dicampur cengkeh, masalah bau mulut dan badan bisa diatasi.

  1. Anti oksidan alami

Manfaat cengkeh lainnya yaitu dapat menjadi bahan alami untuk mencegah efek radikal bebas. Hal ini didukung oleh sifatnya yang mempunyai fungsi anti oksidan. Daya tahan tubuh meningkat dan tubuh tidak akan mudah diserang penyakit akibat radikal bebas.

  1. Mencegah sulit buang air besar

Jika mengalami kesulitan buang air besar, salah satu cara alami mengatasinya dengan menggunakan cengkeh. Kandungan sehat yang alami di dalam rempah ini ampuh untuk melancarkan buang air besar dengan teratur.

  1. Mencegah wasir

Penyakit wasir bisa dihindari jika rutin mengonsumsi cengkeh. Pencernaan yang lancar, sistem pencernaan yang bagus membantu saluran pembuangan bekerja dengan baik. Hal ini berefek untuk mencegah penyakit wasir datang menyerang tubuh.

  1. Untuk kesehatan tulang

Ekstrak hidro-alkohol cengkeh termasuk senyawa fenolik seperti eugenol dan turunannya, seperti flavones, isoflavones dan flavonoid. Ekstrak sangat membantu dalam menjaga kepadatan tulang, menjaga kandungan mineral tulang, meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis.

  1. Meringankan sakit telinga

Adanya anestesi ringan dan sifat antibakteri dalam cengkeh dapat membantu menyembuhkan sakit dan infeksi di telinga.

  1. Membunuh patogen berbahaya

Cengkeh telah diuji dan terbukti memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat untuk membunuh patogen yang menyerang manusia. Patogen merupakan agen biologis yang menyebabkan penyakit pada inangnya. Sebutan lain dari patogen adalah mikroorganisme parasit.

  1. Mengobati stress

Karena aroma yang kuat namun menenangkan, cengkeh dapat membantu menjadi lebih rileks dan mengurangi stress. Stress sering menyebabkan otot-otot tubuh menjadi tegang. Kandungan eugenol pada cengkeh efektif merelaksasi otot yang tegang akibat stress.

Masih banyak lagi manfaat cengkeh lainnya yang berguna bagi manusia. Sebagai rempah unggulan komoditas lokal, sudah semestinya pemanfaatan cengkeh dalam skala besar semakin digalakkan. Ini sebagai sarana untuk menguatkan ketahanan petani ke depannya. Sebagai penyerap utama produksi cengkeh, keretek kini masih menjadi andalan utama petani cengkeh dalam menjual hasil produksinya. Dengan banyaknya manfaat cengkeh yang sudah dijabarkan, maka, apakah melulu masih mau menganggap keretek sebagai barang yang begitu menyeramkan? Seharusnya tidak.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun
mm

Pecinta kretek, saat ini aktif di Sokola Rimba, Ketua Jaringan Relawan Indonesia untuk Keadilan (JARIK)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERKAIT

Rokok Tingwe di Antara Jemari Pejuang Kemerdekaan

Pak Besar, begitulah ia akrab di sapa, seorang prajurit pejuang perang gerilya yang setia menemani Jenderal Abdul Haris Nasution. Ia…

Pangeran Diponegoro, Rokok Klobot dan Perlawanan Simbolis

Dari sekian banyak tokoh nasional yang merokok, ada tiga tokoh yang selalu mendapat sorotan lebih besar dibanding lainnya terkait aktivitas…

Jenderal Perokok Berat Itu Bernama Soedirman

Dalam keadaan sakit parah, paru-paru tinggal sebelah, Soedirman memaksakan diri terus bergerilya melawan penjajah. Berjuang dengan senjata seadanya, melawan musuh…

Agus Salim dan Sebatang Kretek di Istana Buckingham

Di Istana Buckingham Agus Salim membakar sebatang kretek. Ia hisap dalam-dalam kretek di mulutnya, lalu dengan elegan dihembuskan asapnya ke…