Puntung Rokok Pembunuh Hama

RESENSI

Written by:

Tidak ada yang tidak bermanfaat di dunia ini. Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan manfaat yang melekat. Jika satu benda dianggap tidak ada manfaatnya, berarti bukan salah Tuhan, melainkan salah manusia yang tidak mau berpikir mencari manfaatnya. Di tangan orang-orang peduli, sampah pun dapat memberi manfaat untuk pelengkap hidup, bahkan puntung rokok yang selama ini dianggap tak berguna sama sekali.

Rokok memang memiliki manfaat yang banyak sekali, baik untuk kesehatan maupun perekonomian negara melalui cukainya yang sangat besar. Dari akar tembakau sampai sebatang kretek terkandung manfaat yang berguna bagi tubuh maupun negara. Namun, masih banyak para perokok yang masih tidak bertanggungjawab, seperti membuang puntung rokok di sembarang tempat dan merokok di sembarang tempat juga.

Padahal, puntung rokok juga memilik manfaat yang besar untuk pertanian. Seperti Ilham Kamaluddin yang menyadari manfaat puntung rokok dan berhasil menyulap puntung rokok menjadi pestisida ampuh pengusir hama tanaman.

Inspirasi Ilham untuk memanfaatkan puntung rokok sebagai pestisida berawal ketika ia melihat tetangganya, Mutmainnah setiap pagi membuang banyak puntung rokok, sebab rumah Mutmainnah berdekatan dengan warung kopi.

Sebagai kader lingkungan, Ilham terdorong untuk melakakukan sesuatu. Puntung rokok adalah sampah, sampah adalah limbah setiap limbah pasti dapat dimanfaatkan. Bersama teman-teman lainnya, akhirnya Ilham melakukan riset dan menemukan bahwa kandungan nikotin dalam tembakau dapat berguna membasmi serangga.

Namun ada persoalan yang datang kemudian, Ilham dan teman-temannya tidak bisa menemukan komposisi yang pas untuk menyulap puntung rokok menjadi pestisida. Akhirnya, setelah sebulan melakukan penelitian dan percobaan terus menerus, Ilham menemukan komposisi yang tepat, perbangingannya 0,6 gram puntung rokok dicampur dengan 4,5 liter air. Bila salah satunya ada yang kurang akan berimbas pada khasiatnya. Jika airnya terlalu banyak, racun pestisida tidak terasa, jika sebaliknya maka tanaman yang disemprot pestisida akan mati.

Komposisi tepat itu harus didiamkan selama 4-7 hari untuk proses fermentasi, setelah itu hasilnya langsung dapat dipakai untuk menyemprot hama seperti ulat, belalang, semut hitam maupun hama lainya di berbagai jenis tanaman.

PUNTUNG rokok ternyata ampuh. Dengan limbah tembakau sigaret itu, pemuda Desa Bedanten bernama Ilham ini meramu pestisida. Hama tanaman sekampung lantas mati. Demikian dikutip dari Jawa Pos.

Gang kampung RT 9, RW 3, Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, tampak bersih dan asri. Di jalan sepanjang 400 meteran tersebut, tanaman buah, sayur, dan bunga-bungaan tumbuh subur. Ada jambu, terong, serta mawar, sedap malam, dan sejenisnya. Halaman setiap rumah teduh dan hijau, dan para kretekus semakin sadar pentingnya menjadi santun dengan menghargai bukan perokok dan membuang puntung rokok pada tempatnya.

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Leave a Reply

Your email address will not be published.