Rokok, Ciri Khas Musisi Metal Indonesia

Rokok menjadi ciri khas musisi metal Indonesia.

Musik metal memang masih menjadi magnet kuat untuk anak-anak muda dalam menikmati hari-harinya, bahkan saat tulisan ini dibuat pun, saya mendengarkan lagu dari album Horor Vision karya DeadSquad. Irama musik yang cepat, tabuhan drum, cabikan bass, melodi gitar hingga teriakan sang vokalis membuat semangat berlebih untuk memulai hari.

Bagi saya, musisi metal adalah orang-orang yang memiliki kekuatan super lantaran dapat mengatur puluhan, ratusan, hingga ribuan penonton untuk melakukan hal-hal gila yang hanya bisa ditemui di konser metal. Para musisi dapat memerintahkan sang penonton untuk melakukan moshing, mosh pit, bahkan hingga wall of death yang disambut dengan riang.

Di balik kegembiraan para penonton dengan aksi-aksi gila menyenangkan itu, para musisi manggung dengan ciri khas-nya masing-masing, System Of Down akan selalu menggunakan permadani saat manggung, dan Lamb Of God akan selalu membawa karpet berukuran sedang berwarna hitam dengan logo bandnya.

Jika musisi internasional memiliki ciri dalam setiap aksi panggungnya, maka musisi metal Indonesia memiliki ciri khas lain, yaitu dengan membawa rokok saat manggung dan kadang tak sungkan bebagi kepada penggemar untuk bisa menikmati rokok bersama saat musik sudah dimainkan, siapa saja musisi Indonesia itu. Mari kita bahas:

Man Jasad (Jasad Band)

Vokalis nyentrik ini rasanya tak perlu lagi diragukan kharismanya. Pemilik nama lengkap Mohamad Rohman itu akrab di sapa Kang Man, dengan menggunakan ikat kepala khas Sunda dan rokok sebagai senjata tempurnya saat konser, kang Man akan menggila.

Dengan didukung rambut gondrongnya, kan Man tak sungkan mengangguk-anggukan kepalanya dan memutar kepalanya hingga rambut gondrongnya tergibas, dan yang paling saya suka adalah setelah anggukan dan gibasan rambutnya, Kang Man akan langsung menghisap asap rokoknya dalam-dalam dan dilanjutkan dengan growl nya yang membuat penonton kembali riuh.

Saya pernah menyaksikan konser Jasad saat masih SMA, dan hebatnya dari Kang Man adalah ia tak membuang puntung rokok di sembarang tempat. Seperti ada tempat khusus untuk membuang puntung di belakang sound-sound yang selalu menjadi pijakan kaki sang vokalis.

Bonny eks (DeadSquad Band)

Siapa tak mengenal Bassis dengan kepala plontos ini. Kepala plontos dan rokok di tangan sudah jadi cirri khas sang bassis yang mempunyai nama lengkap Bonny Sidharta ini. Bagi para penggemar setia band ini, Bonny akrab disapa Bonsquad.

Band yang mengusung genre Brutal Death Metal ini semakin hidup dengan cabikan Bass khas Bonny, bonsquad selalu membawa rokok kemanapun ia manggung, bahkan saat Intro band ini diputar dan personil band akan naik ke panggung, ia akan muncul dengan rokok yang membara. Sangat khas bukan!

Saya sendiri tak tahu pasti jenis dan merek apa yang digunakan Bonny sebagai alat pendamping Bass yang ia taruh di mulutnya, namun jenis dan merek tak jadi alasan untuk tidak mencintai Bonny dan DeadSquad.

Andre Tiranda (Siksa Kubur)

Siapa yang selalu menantikan band ini manggung? dan aksi Andre Tiranda tentu sangat ditunggu-tunggu. Sebagai gitaris di Siksa Kubur membuatnya sebagai magnet kuat, karena beberapa lagu yang hits dikalangan pecinta musik metal adalah ciptaannya.

Saya pernah menyaksikan Siksa Kubur manggung dan langsung terkesima dengan aksi Andre Tiranda, ia seakan hanyut dalam lagu dengan suara distorsi gitarnya yang ciamik dan yang membuatnya semakin menikmatinya adalah rokok yang menyala yang menemaninya manggung.

Sama seperti Bonny, saya sendir tak tahu jenis dan merk apa rokoknya, namun melihatnya manggung dengan rokok ditangan,sangat membuat kita terlarut.

Jika sebelumnya saya menuliskan beberapa lagu yang terinspirasi dari rokok, maka kini rokok adalah teman sang musisi dalam menemani para penggemar untuk bersorak ria sembari sikut sana-sikut sini.

Kalau kalian, siapa musisi kebanggaan yang merokok di aksi panggungnya?

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERKAIT

Antirokok Mari Bahagia Bersama Perokok

Keputusan pemerintah menambal defisit BPJS dengan cukai rokok memberikan uforia tersendiri bagi para kretekus. Layaknya musafir di tengah panas gurun…

Ketua YLKI yang Tak Pernah Membela Konsumen Rokok Itu Bernama Tulus Abadi

Tulus Abadi amnesia misi dan tujuan mulia organisasinya. rokok Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi, adalah salah…

Defisit BPJS Kesehatan dan Pentingnya Peta Jalan Industri Hasil Tembakau

Bobolnya BPJS Kesehatan membuat pemerintah pusing tujuh keliling. Sejak 2014 BPJS Kesehatan sudah mengalami defisit anggaran mencapai Rp3,3 triliun. Angka…

Tembakau Penerus Kehidupan

Selain falsafah hidup Satu Tungku Tiga Batu-nya orang Fakfak yang legendaris, budaya Fakfak, Papua Barat, juga menghormati tamu. Ini bagian…