\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Baca: Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe<\/a><\/p>\n\n\n\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Lebih detail lagi rata-rata kenaikan tarif cukai Sigaret Kretek Mesin (SKM) naik sebesar 23,29%, Sigaret Putih Mesin (SPM) naik 29,95%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan naik sebanyak 12,84%.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe<\/a><\/p>\n\n\n\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Pemerintah pada tahun ini menaikkan cukai rokok rata-rata 23% dan harga jual eceran (HJE) 35%. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152\/PMK.010\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017.
<\/p>\n\n\n\n

Lebih detail lagi rata-rata kenaikan tarif cukai Sigaret Kretek Mesin (SKM) naik sebesar 23,29%, Sigaret Putih Mesin (SPM) naik 29,95%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan naik sebanyak 12,84%.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe<\/a><\/p>\n\n\n\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Tahun lalu perokok bisa sedikit bernafas lega, sebab tak ada kenaikan tarif cukai rokok, sehingga harga rokok masih relatif stabil. Namun bak petir di siang bolong, pada bulan Oktober pemerintah tiba-tiba memutuskan menaikkan tarif cukai rokok dengan sangat tinggi. Kini di 2020 perokok musti bersiap-siap dicekik kembali oleh pemerintah.
<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah pada tahun ini menaikkan cukai rokok rata-rata 23% dan harga jual eceran (HJE) 35%. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152\/PMK.010\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017.
<\/p>\n\n\n\n

Lebih detail lagi rata-rata kenaikan tarif cukai Sigaret Kretek Mesin (SKM) naik sebesar 23,29%, Sigaret Putih Mesin (SPM) naik 29,95%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan naik sebanyak 12,84%.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe<\/a><\/p>\n\n\n\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Kapan istilah tingwe (linting dewe) dikenal oleh perokok di negeri ini? Tak ada yang tahu pasti. Akan tetapi, aktivitas melinting rajangan tembakau menggunakan kertas atau klobot atau daun nipah, dengan campuran beberapa bahan lain semisal cengkeh untuk kemudian dinikmati dengan cara dibakar lantas diisap, saya kira sudah ada sejak tembakau dikenal dan dikonsumsi dengan cara dibakar dan diisap.

\nDahulu mungkin belum ada istilah tingwe, namun cara konsumsi tembakau dengan melinting sendiri tembakau milik kita, sudah berumur tua.

\nAktivitas merokok dengan cara tingwe yang turun temurun dilakukan masyarakat nusantara yang mengonsumsi tembakau, perlahan digantikan oleh produk rokok pabrikan yang lebih praktis. Mereka yang hendak merokok tak perlu lagi repot-repot melinting sendiri tembakau mereka menjadi rokok untuk kemudian dibakar dan diisap. Mereka tinggal mengambil sebatang rokok dari dalam kotak, membakar rokok itu, lantas diisap. Cukup praktis dan tidak membuang terlalu banyak waktu.

\nMulanya rokok-rokok siap isap tanpa perlu melinting sendiri produksi pabrikan tersebut didatangkan dari negeri-negeri jauh di luar nusantara. Penjajah yang membawa produk itu. Mereka mengenalkan rokok siap isap itu pada mulanya untuk menggantikan konsumsi tembakau dengan cara dikunyah bersama sirih dan kapur.

\nMenurut penjajah, kebiasaan mengunyah sirih dan pinang dan tembakau meninggalkan kotoran menjijikkan kerena aktivitas mengunyah sirih dan pinang dan tembakau itu meninggalkan jejak air liur berwarna kemerahan yang diludahkan di sembarang tempat.

\nLambat laun, pabrik-pabrik rokok lokal mulai bermunculan di banyak tempat. Distribusi tembakau tak lagi sekadar tembakau rajangan. Para penikmat tembakau memiliki alternatif lain untuk menikmati tembakau. Jika sebelumnya mesti melinting sendiri tembakau miliknya sebelum dirokok, setelah keberadaan pabrik-pabrik rokok lokal di beberapa tempat di negeri ini, mereka tak perlu lagi repot meluangkan waktu beberapa saat sebelum menikmati rokoknya. Tinggal ambil dalam kotak rokok, bakar, lantas isap. Sepraktis itu.

\nDari yang mulanya sekadar industri rumah tangga, industri kecil yang dikerjakan di halaman rumah pemilik usaha, rokok produk dalam negeri pada akhirnya menguasai pasar nasional. Ini terjadi usai ramuan produk rokok kretek yang terdiri dari campuran tembakau dan cengkeh ditemukan secara kebetulan oleh Haji Djamhari pada akhir abad 19 di Kudus.

\nSejak saat itu, hingga hari ini, perlahan-lahan rokom kretek merangkak naik produksi dan penjualannya. Hingga pada akhirnya, pada periode 70an, produk rokok kretek mulai merebut pasar rokok nasional yang sebelumnya dikuasai rokok putihan. Puncaknya, hari ini rokok kretek menguasai lebih dari 90 persen pasar rokok nusantara.

\nKejayaan rokok kretek benar-benar dimanfaatkan oleh negara untuk ikut ambil keuntungan dari bisnis ini. Cukai diterapkan terhadap produk rokok, termasuk rokok kretek. Setiap tahun, tanpa usaha berarti, negara bisa mendapat banyak pemasukan dari cukai rokok ini. Dan setiap tahun pula, negara menaikkan angka cukai rokok dengan bermacam skema yang membingungkan.

\nMeski begitu, produk rokok tetap laris di pasar nasional. Rokok kretek memiliki penggemar setianya dengan cakupan yang merata dan luas, dengan varian produk yang beragam menyesuaikan selera pasar.

\nHingga pada akhirnya, di tahun ini, cukai rokok kembali dinaikkan. Kali ini di luar kebiasaan, persentase kenaikan cukai mencapai 23 persen. Sebelumnya, tak belum pernah ada kejadian semacam ini. Biasanya cukai naik tiap tahunnya di bawah 10 persen. Salah satu alasan yang dipakai negara menaikkan cukai rokok di angka yang tidak masuk akal, agar harga rokok mahal sehingga konsumen rokok berkurang.

\nImbasnya, rata-rata harga jual rokok di pasaran naik hingga 35 persen dari harga sebelumnya. Harga-harga rokok melonjak naik. Dengan kenaikkan yang sangat signifikan.

\nTetapi, apakah benar dengan kenaikan cukai itu konsumen rokok berkurang? Saya kira tidak. Sudah sejak lama para perokok di negeri ini cukup cerdik bersiasat. Menyiasati kenaikan cukai kali ini, bentuk perlawanan para perokok lewat kembali ke gerakan rokok tingwe mulai gencar dilakukan.

\nPara perokok meninggalkan produk rokok pabrikan yang cukainya semakin tidak masuk akal itu, mereka beralih mengonsumsi rokok tingwe sebagai bentuk perlawanan kenaikan cukai. Merokok tetap jalan terus tanpa perlu pusing memikirkan harga rokok yang naik drastis.

\nSaya pikir, gerakan kembali ke rokok tingwe ini adalah juga sebuah bentuk diplomasi yang dilakukan oleh para perokok. Para perokok pada akhirnya memiliki nilai tawar tinggi setelah sebelumnya selalu digencet negara lewat cukai hingga tak berdaya, tak punya nilai tawar sama sekali.

\nDengan merokok tingwe, para perokok hendak mengatakan, silakan naikkan cukai setinggi-tingginya, kami bisa tetap merokok tingwe dengan gembira. Efeknya, negara yang akan merasakan kerugian sendiri dari kesewenang-wenangan aparatur kalian. Pemasukan negara lewat cukai akan menurun drastis karena kami para perokok lebih memilih rokok tingwe yang harganya terjangkau, sekaligus bisa menguntungkan petani tembakau tanpa potongan cukai yang tak masuk akal.<\/p>\n","post_title":"Diplomasi Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"diplomasi-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-09 09:13:54","post_modified_gmt":"2020-01-09 02:13:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6364","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6350,"post_author":"883","post_date":"2020-01-04 10:27:12","post_date_gmt":"2020-01-04 03:27:12","post_content":"\n

Tahun lalu perokok bisa sedikit bernafas lega, sebab tak ada kenaikan tarif cukai rokok, sehingga harga rokok masih relatif stabil. Namun bak petir di siang bolong, pada bulan Oktober pemerintah tiba-tiba memutuskan menaikkan tarif cukai rokok dengan sangat tinggi. Kini di 2020 perokok musti bersiap-siap dicekik kembali oleh pemerintah.
<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah pada tahun ini menaikkan cukai rokok rata-rata 23% dan harga jual eceran (HJE) 35%. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152\/PMK.010\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017.
<\/p>\n\n\n\n

Lebih detail lagi rata-rata kenaikan tarif cukai Sigaret Kretek Mesin (SKM) naik sebesar 23,29%, Sigaret Putih Mesin (SPM) naik 29,95%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan naik sebanyak 12,84%.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe<\/a><\/p>\n\n\n\n

Kenaikan ini tentunya akan mengerek harga jual rokok di pasaran. Produk rokok yang paling telak dihajar dari kenaikan tarif cukai ini adalah produk-produk reguler atau golongan 1. Apa saja produk reguler atau golongan 1 ini? Gampang saja kita memetakannya, produk ini biasanya merupakan produk unggulan dari masing-masing brand.
<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana kita menyikapi kenaikan tarif cukai rokok yang tidak rasional ini? Jika kalian memang mampu secara finansial dan merasa mampu untuk membeli produk rokok reguler yang biasa kalian konsumsi, teruskan untuk tetap mengonsumsinya. Tapi bagi kalian yang merasa kenaikan ini memberatkan, maka sudah waktunya kita membangun perlawanan.
<\/p>\n\n\n\n

Salah satu perlawanan efektif dalam menyikapi kenaikan tarif cukai rokok adalah dengan beralih konsumsi rokok reguler ke Tingwe (Linting Dewe). Sebagai seorang perokok, kita pasti akrab dengan istilah Tingwe. Secara sederhana, Tingwe merupakan kegiatan mengolah tembakau sendiri dengan meracik tembakau lalu melinting sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perempuan-perempuan Pemegang Rahasia Mutu Tembakau Deli<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dengan Tingwe kita tak perlu membayar tarif cukai yang tinggi, namun tetap berkontribusi terhadap kelestarian Industri Hasil Tembakau. Tingwe hanya membayarkan cukai dengan golongan tembakau iris, tetapi kita juga bisa membeli tembakau langsung dari petani tembakau. Kegiatan Tingwe ini sah dan legal.
<\/p>\n\n\n\n

Dari proses tata niaga Tingwe pun tidak melalui mata rantai yang panjang, perokok bisa dapat langsung mendapatkan tembakau tanpa harus lewat proses perdagangan yang rumit. Istilahnya dari petani ke konsumen sangat berdekatan.
<\/p>\n\n\n\n

Mengapa Tingwe bisa lebih murah dan hemat? Perlu diketahui, dari komponen harga rokok muatan pajak sebesar 60-70 persen. Jadi sebenarnya yang paling mendapatkan keuntungan dari penjualan rokok adalah pemerintah. 
<\/p>\n\n\n\n

Sementara Tingwe karena kita hanya membeli bahan baku atau belum menjadi produk olahan jadi, maka komponen pajak di dalamnya tidak tinggi. Jadi jika selama ini perokok diperas oleh pemerintah dalam konsumsi rokok, melalui Tingwe kita menolak untuk diperas, perokok membangun perlawanan atas zalimnya pemerintah kepada perokok.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Budidaya Tembakau Nusantara<\/a><\/p>\n\n\n\n

Sebelum semua harga rokok reguler naik secara efektif per Maret 2020, mari kita bangun kekuatan perlawan terhadap kebijakan kenaikan tarif cukai yang tidak rasional ini dengan menggelorakan Tingwe kepada seluruh perokok tanah air. 
<\/p>\n\n\n\n

Ketika penindasan hadir di depan mata, kita tak boleh diam, bangkit melawan dengan Tingwe!!!
<\/p>\n","post_title":"Perokok Muak Ditindas, Saatnya Melawan dengan Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perokok-muak-ditindas-saatnya-melawan-dengan-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-04 10:27:14","post_modified_gmt":"2020-01-04 03:27:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6350","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6347,"post_author":"878","post_date":"2020-01-03 10:06:52","post_date_gmt":"2020-01-03 03:06:52","post_content":"\n

Sejak 1 Januari 2020, cukai rokok resmi naik. Efek langsung dari kenaikan cukai, harga rokok di seluruh Indonesia juga resmi naik. Karena kenaikan angka cukai cukup signifikan, mencapai 21 persen dari cukai sebelumnya, kenaikan harga rokok mencapai 35 persen. <\/p>\n\n\n\n

Untuk menghindari efek kejut yang terlalu besar dari kenaikan ini, pihak produsen menaikkan harga rokok tidak secara langsung sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya, ia naik bertahap. Kenaikan bertahap ini sudah berlangsung sejak bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n

Sebagian perokok tetap bertahan dengan rokok favoritnya meskipun harga melonjak drastis, sebagian lain mencari alternatif, berpindah ke produk rokok yang harganya jauh lebih murah. Sisanya, beralih ke tembakau rajangan dan merokok tingwe, linting dewe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Badan Pusat Statistik Mendorong Komplain Terhadap Naiknya Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Dahulu, rokok tingwe dianggap kolot, mereka yang sudah berusia tua saja yang mengisap rokok tingwe. Rokok tingwe dianggap ketinggalan zaman dan selera orang tua serta orang dusun. Namun kini, berkat kecanggihan tingwe, dan arus perlawanan terhadap kenaikan cukai yang tidak masuk akal, tingwe perlahan naik pamor dan disukai perokok dari tiap kalangan usia.<\/p>\n\n\n\n

Ada banyak cara menikmati rokok tingwe. Mulai dari sekadar melinting tembakau rajangan biasa sesuai selera yang banyak dijual di pasaran, ada pula yang menambahkan cengkeh kering dalam lintingan agar citarasa kretek tetap bertahan di dalamnya. Sebagian kecil mencoba merokok tingwe dengan campuran beberapa zat lain agar rasa rokok sesuai dengan keinginan perokok tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tembakau-tembakau rajangan yang dijual bebas sebagai bahan utama rokok tingwe, tentu saja memiliki rasa beragam sesuai dengan jenis tembakau dan lokasi tembakau tersebut ditanam. Ada tembakau rajangan yang rasanya cukup keras, ada pula tembakau rajangan yang rasanya lembut. Semuanya memiliki penggemar masing-masing. Tetapi, bagaimana jika tembakau rajangan tersebut, baik yang keras maupun yang lembut, karena pengaruh cuaca dan penyimpanan yang kurang baik rasanya menjadi tak karuan? <\/p>\n\n\n\n

Temuan rekan saya secara tak sengaja ini mungkin bisa diterapkan oleh anda semua untuk memperbaiki rasa tembakau rajangan milik anda.<\/h2>\n\n\n\n

Pada pertengahan tahun 2018, gempa melanda Pulau Lombok dan sekitarnya, korban jiwa berjatuhan, rumah-rumah hancur berantakan, pengungsi membludak, dan salah satu efeknya, banyak komoditas pertanian yang terbengkalai tak terurus, tembakau hasil panen petani di salah satu wilayah di Lombok Barat salah satunya.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Respon Negatif Pemerintah Terhadap Isu Kenaikan Harga Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n

Salah seorang rekan saya asal Jember, yang menjadi sukarelawan tanggap bencana di Lombok Barat, menemukan fenomena ini. Tembakau yang sudah dipanen dan dirajang, terbengkalai di rumah-rumah warga tak terurus. Ketika rekan saya menanyakan akan diapakan tembakau-tembakau milik warga itu, mereka menjawab bahwa tembakau itu akan dibuang saja karena rasanya sudah tidak karuan karena tak terurus.<\/p>\n\n\n\n

Melihat fenomena ini, rekan saya itu menganggap sayang sekali jika tembakau-tembakau yang banyak jumlahnya itu dibuang begitu saja. Di sela-sela kesibukan membantu pengungsi di posko pengungsian, rekan saya tersebut mencoba bereksperimen dengan tembakau-tembakau milik warga korban bencana yang tak terurus itu. Ia mengambil sampel tembakau milik warga, lantas mencampurnya dengan bermacam bahan lain untuk menyelamatkan rasa tembakau.<\/p>\n\n\n\n

Kegagalan demi kegagalan ia alami dalam eksperimen yang ia lakukan. Hingga akhirnya, percobaan dengan menggunakan madu, berhasil menyelamatkan tembakau dan terverifikasi oleh banyak warga di dusun tempat ia bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini, mencampur madu--yang ia dapat dari warga yang sebelum gempa memanen madu di hutan--dengan air secukupnya. Madu itu kemudian ia semprotkan secara merata ke tembakau rajangan. Setelah disemprotkan madu, tembakau-tembakau itu kemudian kembali dijemur hingga dirasa cukup kering dan bisa dilinting untuk diisap sebagai rokok tingwe.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Memahami Logika Isu Harga Rokok di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Rekan saya ini lantas mencoba tembakau yang sudah disemprotkan dengan madu itu. Dari yang rasanya sebelumnya berantakan, menurutnya rasa tembakau yang disemprot madu kembali terasa nikmat. Ia lantas meminta beberapa warga di dusun untuk mencicip tembakau miliknya yang sudah disemprot madu, tembakau yang sesungguhnya adalah milik warga itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagaimana rasanya, Pak?\" Tanya rekan saya ke beberapa warga yang mencicip tembakau semprot madu.<\/p>\n\n\n\n

\"Wah, enak ini tembakaunya. Nggak beda jauh dengan rasa tembakau kami yang biasanya kami olah dengan baik.<\/p>\n\n\n\n

\"Itu memang tembakau milik desa ini, Pak.\" Jawab teman saya. Ia kemudian mrnambahkan, \"Tembakau yang belum lama dipanen tapi tidak terurus itu.\"<\/p>\n\n\n\n

Rekan saya itu, memang tidak menceritakan eksperimennya terhadap tembakau milik warga yang rencananya hendak dibuang. Jadi warga memang tak tahu kalau tembakau itu ternyata milik mereka yang belum lama mereka panen. <\/p>\n\n\n\n

Baca: Perokok Harus Santai dalam Menjawab Segala Tuduhan<\/a><\/p>\n\n\n\n

Setelah keberhasilan eksperimen tersebut, warga yang sebelumnya hendak membuang tembakau milik mereka, akhirnya urung membuang tembakau. Tembakau kembali disimpan untuk diolah dengan disemprotkan madu dan digunakan untuk konsumsi keseharian mereka.<\/p>\n\n\n\n

Silakan mencoba eksperimen rekan saya ini ke tembakau favorit anda semua. Dan mari terus galakkan merokok tingwe untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah yang menaikkan cukai dengan angka yang tak masuk akal itu.<\/p>\n","post_title":"Bereksperimen dengan Tembakau Rajangan untuk Rokok Tingwe","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"bereksperimen-dengan-tembakau-rajangan-untuk-rokok-tingwe","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2020-01-03 10:07:01","post_modified_gmt":"2020-01-03 03:07:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6347","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6344,"post_author":"877","post_date":"2019-12-30 07:56:15","post_date_gmt":"2019-12-30 00:56:15","post_content":"\n

Kabupaten Temanggung masuk wilayah pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan merupakan sentra tembakau terbaik di Indonesia. Jenis tembakau yang tersohor dan hanya didapat di Kabupaten Temanggung adalah jenis tembakau srinthil. Jenis tembakau inilah yang selalu diimpikan dan diidam-idamkan petani tembakau di Temanggung. Namun apa daya bagi petani tembakau yang ada didataran rendah, karena srinthil hanya bisa dihasilkan didataran tinggi dengan kemiringan tertentu. Namun mereka tidak patah semangat untuk menanam tembakau, karena sejelek apapun tembakau asli Temanggung masih banyak yang membutuhkan sebagai bahan pokok olahan kretek.

Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2019 sekitar + 745.778 jiwa. Mata pencaharian masyarakat Temanggung yang bertani berjumlah 213.901 jiwa. Pemeluk agama Islam di temanggung juga sebagai mayoritas, berjumlah 646.969 jiwa. Warga NU di Temanggung diperkirakan sekitar + 490.051 jiwa, dan mayoritas mereka bergerak dalam pertembakauan. Ada yang petani tembakau, ada yang menjadi buruh tani tembakau, dan ada pula yang menjadi pedagang tembakau musiman saat panen raya tembakau. <\/p>\n\n\n\n

Anehnya, setelah melakukan penelusuran di web BPS Temanggung melalui temanggungkab.bps.go.id\/subject\/54\/perkebunan.html, belum ditemukan dengan detail informasi bahwa mayoritas masyarakat di Temanggung adalah bertani tembakau.
Berbeda dari hasil laporan dalam Jurnal Bumi Indonesia, tembakau merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung karena kontribusinya yang tinggi terhadap pendapatan para petani. Daerah basis tembakau di Kabupaten Temanggung tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang menghasilkan komoditas tembakau. Terdapat alternatif komoditas unggulan selain tembakau berupa komoditas kopi arabika, kopi robusta. <\/p>\n\n\n\n


Dilihat luasan lahan Kabupaten Temanggung adalah 87.065 ha, 78,5% atau 68.346 ha berupa lahan pertanian, 11% atau 9.577 ha untuk kawasan pemukiman dan 10,5% atau 9.142 ha untuk sarana umum dan perkantoran. Lahan pertanian terdiri atas sawah 31,8% atau 20.634 ha dan 68,2% atau 46.612 ha berupa lahan kering. Jenis tanahnya terdiri atas: <\/p>\n\n\n\n


a. Latosol coklat 28.845 ha (33,13%) membentang di tengah wilayah Kabupaten Temanggung dari arah barat ke tenggara,
b. Latosol coklat kemerahan 8.297 ha (9,53%) sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara,
c. Latosol merah kekuningan seluas 30.760 ha (35,33%) membentang di bagian timur ke barat,
d. Regosol seluas 17.535 ha (20,14%) berada di sekitar kali Progo dan lereng-lereng terjal,
e. Andosol 1.628 ha (2,60%). Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.200 - 3.100 mm per tahun dengan 8 - 9 bulan basah dan 3 - 4 bulan kering.
Petani di lahan kering Kabupaten Temanggung sangat menggantungkan pendapatannya dari komoditas tembakau. Budidaya tembakau dilakukan sangat intensif setiap tahun dan tanpa ada waktu istirahat menanam tembakau. Pilihan utama petani adalah tembakau karena memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding komoditas lainnya. Pola pergiliran tanam dalam satu tahun secara umum dapat dibedakan sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n


1. Jagung\/jagung + tembakau (55,1%)
2. Jagung\/bawang merah + tembakau (5,8%)
3. jagung\/kacang tunggak + tembakau (18,1%)
4. Jagung\/bawang putih + tembakau (6,5%)
5. Jagung\/lombok + tembakau (5,8%)
6. Padi + tembakau (4,5%).
Pada saat awal musim tanam tembakau, masyarakat Temanggung melalukan ritual Among Tebal yang dilaksanakan dipagi hari, sebagai bentuk permintaan kepada sang Pencipta dengan berwasilah (perantara) kepada Ki Ageng Makukuhan nama lain Syeikh Maulana Taqwim. Tradisi lain yang dilaksanakan awal musim panen adalah Wiwitan, yang dilakukan saat datangnya senja. Dalam upacara wiwitan dipimpin oleh kaum atau kaur agama. Prosesi pelaksanaan upacara wiwitan dimulai dari pemukiman penduduk menuju ladang tembakau dengan membawa tumpeng, ketan, salak dan daging ayam tolak (cemani). Baik Among Tebal atau Wiwitan agenda acaranya adalah mengirim do\u2019a kepada leluhur, terlebih mendo\u2019akan Ki Ageng Makukuhan, dengan bacaan al-Fatikhah dan do\u2019a bersama. <\/p>\n\n\n\n


Sebagai masyarakat NU, mereka meyakini dengan mendo\u2019akan leluhur dan berwasilah kepadanya, mengharap keridloan Tuhan untuk memberkahi tanaman tembakaunya. <\/p>\n\n\n\n


Tanaman tembakau bagi warga NU di Temanggung telah menjadi identitas (jati diri) dan mendarah daging. Tembakau selain punya nilai ekonomi, juga terdapat nilai kepatuhan terhadap Ki Ageng Makukuhan (konon yang membawa tembakau ke Temanggung). Mereka (masyarakat) meyakini dengan menanam tembakau hidupnya sejahtera berkat berkah Ki Ageng Makukuhan. Diceritakan, untuk mendapatkan hasil kualitas tembakau yang baik,mereka rela untuk melakukan ritual dan ibadah tengah malam di tengah ladang tembakau menunggu dan meminta \u201crigen\u201d atau \u201cdaru rigen\u201d, semacam cahaya yang memancar secara tiba-tiba dari atas, menuju sasaran ladang tembakau yang nantinya menjadi tembakau kualitas terbaik (srinthil). Diyakini sinar tersebut dari Sang Kholik (Pencipta).

Di Temanggung terdapat banyak Gudang pembelian tembakau milik rokok pabrikan besar yang banyak menampung tembakau rakyat. Selain itu ada juga pasar tembakau yang beroperasional saat panen raya, salah satunya yang terkenal adalah pasar Parakan. Letaknya arah utara dari Ibu kota Temanggung, tepatnya di persimpangan jalan menuju Kabupaten Wonosobo dan Menuju Kabupaten Kendal. Pasar paraan saat panen tembakau sangat ramai dikunjungi oleh pedagang tembakau lokal maupun dari luar kota.
Di sebelah timur pasar Paraan inilah dahulu lahir Ulama\u2019 NU yang masyhur dengan sebutan Kiai Bambu Runcing atau Mbah Paraan. Nama aslinya Kiai Subkhi, beliau terkenal sebagai pembuat satu-satunya alat perang terbuat dari bambu yang diruncingkan ujungnya dan diyakini keampuhannya, dalam melawan penjajahan di bumi Nusantara. Masa penjajahan Kiai Subkhi sangat terkenal dikalangan Kiai-kiai NU, karena hampir di penjuru Nusantara tersebar bambu runcing buatannya. Seperti halnya barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH. Masykur, tidak ketinggalan pula Laskar Bung Tomo, Laskar dr. Muwardi, laskar Ir Sakirman, laskar Pesindo bahkan KH. A. Wakhid Hasyim dan KH. Zainul Arifin. <\/p>\n\n\n\n


Kiai Subkhi (kiai bambu runcing) adalah salah satu anggota prajurit Pangeran Diponegora, yang berjuang dan menetap di Paraan dahulu sebagai kota Kawedanan. Rumah singgah Kiai Subkhi sampai sekarang masih ada dan di diami oleh keturunannya. Sumur Kiai Subkhi yang konon dipergunakan untuk mencuci bambu runcing sudah ditutup keluarganya, dengan alasan menghindari kemusyrikan. Karena sepeninggal Kiai Subkhi banyak orang yang berbondong-bondong minta berkah air sumur tersebut.
Sampai sekarang paraan terkenal sebagai pasar tembakau terbesar dan kampung bambu runcing, dan di kabupaten Temanggung terdapat tembakau terbaik sedunia yang terkenal dengan sebutan tembakau \u201csrintil\u201d. <\/p>\n","post_title":"Budaya dan Tradisi Masyarakat Petani NU di Kabupaten Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"budaya-dan-tradisi-masyarakat-petani-nu-di-kabupaten-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-30 07:57:07","post_modified_gmt":"2019-12-30 00:57:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6344","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6297,"post_author":"878","post_date":"2019-12-28 09:07:33","post_date_gmt":"2019-12-28 02:07:33","post_content":"\n

Kurang dari sepekan ke depan, kenaikan cukai rokok resmi berlaku. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152\/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146\/2017 mulai diberlakukan. Komsekuensi dari diberlakukannya peraturan menteri ini, rata-rata cukai rokok naik sebanyak 23 persen. Kenaikan cukai ini juga berimbas pada kenaikan harga rokok dengan rata-rata kenaikan harga sebanyak 35 persen dari harga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Secara umum, cukai rokok setiap tahunnya memang mengalami kenaikan, persentase kenaikan setiap tahunnya selalu di bawah 10 persen.. Kecuali awal tahun 2019, tak ada kenaikan cukai rokok sama sekali. Ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2019 adalah tahun politik. Pihak petahana yang memegang kekuasaan dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019 tentu saja hendak main aman dan cari simpati kepada perokok.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Dampak Kenaikan Cukai bagi Perokok, Petani, dan Buruh Pabrik<\/a><\/p>\n\n\n\n

Namun, lain halnya ketika pemilu usai dan pemenang pemilu sudah diketahui. Tanpa mempertimbangkan banyak hal yang akan menjadi efek turunan setelah menaikkan cukai secara tidak wajar, pemerintah menaikkan cukai rokok sebanyak 23 persen. Peraturan ini sudah disepakati dan ditandatangani pada Oktober 2019, tak lama setelah pelantikan presiden, dan akan mulai berlaku per 1 Januari 2020.<\/p>\n\n\n\n

Meskipun baru akan berlaku pada 1 Januari 2020, imbasnya sudah mulai terasa sejak akhir bulan November hingga sekarang ini, perlahan harga-harga rokok mulai beranjak naik. Saya menduga ini adalah strategi pabrikan rokok menaikkan harga rokok pelan-pelan hingga titik angka aman. Jika tidak seperti itu, dan langsung dinaikkan sebanyak 35 persen sejak peraturan menteri diberlakukan, saya yakin produk rokok dari pabrikan tersebut akan ditinggal pelanggan setianya.<\/p>\n\n\n\n

Pada pekan ini saja, harga rokok naik pada kisaran Rp1000-Rp2000 setiap bungkusnya, setidaknya ini terjadi di Jakarta dan Yogya. Seorang pedagang rokok yang saya jumpai di kios miliknya di utara Yogya sempat mengeluhkan kenaikan rokok bertahap ini setidaknya sejak sebulan belakangan. Menurutnya hampir setiap pekan harga rokok naik, ini membikin ia merasa tidak nyaman karena harus menginformasikan kenaikan ini kepada pembeli langganannya. Ia khawatir ditinggal pelanggan tetap karena kondisi harga rokok yang naik terus sebulan belakangan.<\/p>\n\n\n\n

Kekhawatiran yang dirasakan pedagang rokok tersebut memang sangat masuk akal. Kenaikan harga cukai lebih dari 10 persen, bahkan mencapai 23 persen, yang menyebabkan kenaikkan harga rokok hingga mencapai 35 persen, betul-betul akan mengguncang pasar rokok nasional. Menurut Nasrudin Djoko, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Fiskal (BKF) Kemenkeu, kebijakan kenaikan cukai rokok ini akan menurunkan tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap rokok sebesar 13,2 persen. Ini dianggap sesuai dengan tujuan menaikkan cukai rokok agar para perokok semakin kesulitan mengakses produk rokok nasional.<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sejarah Singkat Perkembangan Cukai Rokok dan DBHCHT di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu, masih menurut Nasrudin Djoko, kenaikan cukai ini akan menekan produksi industri hasil tembakau sebesar 10,6 persen per tahun, atau jika dikonversi dalam bentuk rokok sebanyak 36 miliar batang per tahun. Mulai dari pabrikan, pedagang rokok, bahkan hingga petani tembakau dan cengkeh selaku pemasok utama bahan baku rokok, semuanya dirugikan atas adanya kebijakan menaikkan angka cukai rokok yang begitu tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Imbas selanjutnya, karena berkurangnya produksi rokok dari hasil kenaikan cukai, akan ada potensi PHK di pabrik-pabrik rokok. Menurut kementerian keuangan, pada tahun pertama kenaikan cukai sebesar 23 persen, tingkat PHK akan mencapai 1,3 persen dari seluruh pekerja di industri hasil tembakau, atau sekitar 4000 pekerja akan mengalami PHK di tahun ini. Ini baru dari sisi pabrikan, di wilayah pertanian, tentu saja akan ada penurunan peluang kerja karena produksi yang menurun.
<\/p>\n","post_title":"Pekan Depan Cukai Rokok Naik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"pekan-depan-cukai-rokok-naik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-28 09:07:34","post_modified_gmt":"2019-12-28 02:07:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6297","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6294,"post_author":"878","post_date":"2019-12-27 08:49:59","post_date_gmt":"2019-12-27 01:49:59","post_content":"\n

Sudah cukup lama situsweb ini tidak menurunkan tulisan terkait program beasiswa yang kami selenggarakan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program beasiswa dengan peserta anak-anak petani dan buruh tani tembakau usia sekolah SMA\/SMK. Beasiswa ini meliputi pembiayaan mulai dari pendaftaran masuk SMK hingga lulus SMK tiga tahun berikutnya. Selain biaya pokok berupa pendaftaran dan SPP, beberapa biaya lain semisal biaya pembelian buku, study tour<\/em>, biaya magang, biaya seragam, dan juga uang saku harian juga didapat para penerima beasiswa. Program beasiswa ini kami beri nama Beasiswa Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Sebelum saya bercerita tentang perkembangan program Beasiswa KNPK Temanggung, saya akan sedikit menyinggung tentang sebuah wadah bernama KNPK. KNPK, merupakan sebuah komite yang fungsi utamanya adalah mengadvokasi regulasi-regulasi terkait Industri Hasil Tembakau (IHT). Bersama stakeholder pertembakauan lainnya, kami bekerjasama mengawal regulasi-regulasi terkait IHT.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Perkembangan Program Beasiswa KNPK di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n

Selain itu KNPK juga menjalankan program-program penelitian terkait pertanian tembakau dan cengkeh yang hasil penelitiannya terkadang didistribusikan dalam bentuk buku dan atau di situsweb bolehmerokokdotcom ini. Selanjutnya, kerja tim KNPK adalah mengelola situsweb bolehmerokokdotcom dan akun-akun media sosial Boleh Merokok. Program Beasiswa KNPK Temanggung merupakan program teranyar yang sudah berjalan selama empat tahun.<\/p>\n\n\n\n

Sudah ada tiga angkatan penerima Beasiswa KNPK, tahun depan, angkatan keempat akan bergabung di tahun ajaran baru. Sekitar 70 hingga 100 anak setiap tahunnya akan bergabung dalam program ini hingga mereka lulus SMK kelak. Proses penjaringan anak-anak petani dan buruh tani tembakau yang layak dan berhak menerima Beasiswa KNPK, berlangsung cukup panjang. Biasanya penjaringan dimulai sejak bulan Januari setiap tahunya dan berakhir di bulan Juni.<\/p>\n\n\n\n

Tahap-tahap penjaringan itu dimulai dari proses sosialisasi keberadaan program beasiswa kepada petani-petani dan buruh tani tembakau di 14 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Proses sosialisasi ini dilakukan di gudang-gudang penampung tembakau bersamaan dengan penyuluhan pertanian tembakau yang diberikan pihak gudang kepada petani-petani yang menyetor tembakau ke gudang tersebut. Sosialisasi juga dilakukan ke desa-desa di 14 kecamatan dengan cara menyebarkan poster-poster pengumuman program beasiswa. Yang terakhir, sosialisasi program beasiswa KNPK ini juga disosialisasikan di sekolah-sekolah SMP yang tersebar di beberapa tempat di Temanggung dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang terletak di lereng pegunungan di Temanggung.<\/p>\n\n\n\n

Proses sosialisasi ini berlangsung sepanjang sebulan penuh, mulai awal Januari hingga awal atau pertengahan Februari.<\/h2>\n\n\n\n

Setelah sosialisasi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Anak-anak petani dan buruh tani yang tertarik mengikuti program beasiswa mengambil lembar pendaftaran di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, mengisinya di rumah, lantas mengembalikan lembar pendaftaran ke kantor untuk kemudian diwawancara. Proses ini juga berjalan sepanjang sebulan penuh. Jika lolos proses wawancara, para pendaftar berhak mengikuti tes tertulis sebagai tahapan seleksi selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Tes tertulis biasanya diselenggarakan sepekan setelah Ujian Nasional untuk anak-anak SMP usai. Hanya sehari dari pagi hingga siang dengan materi-materi uji meliputi mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Tahun lalu, ada sekira 600an anak yang mengikuti tes tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n

Kurang dari sepekan, nilai tes tertulis sudah bisa kami dapat. Selanjutnya kami memilih 100 anak dengan nilai terbaik dan beberapa anak lagi sebagai cadangan. Kami harus memverifikasi 100 anak dengan nilai terbaik itu dengan cara mendatangi rumahnya satu persatu. Tujuan utama verifikasi ini adalah untuk memastikan apakah anak calon penerima beasiswa benar-benar anak dari petani atau buruh tani tembakau. Karena jika bukan, sudah bisa dipastikan mereka akan gugur meskipun nilai tes mereka baik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

Baca: Sinergitas Pertanian Tembakau dengan Kondisi Alam<\/a><\/p>\n\n\n\n

Proses panjang penjaringan penerima Beasiswa KNPK Temanggung ini berakhir dengan pengumuman penerima beasiswa dilanjutkan pertemuan antara pihak KNPK dengan para penerima beasiswa bersama orang tua mereka. Ini berlangsung pada tengah tahun, antara bulan Mei hingga Juni, sesaat sebelum anak-anak penerima beasiswa memulai sekolah di SMK pilihan mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Sekira dua pekan lalu, tim KNPK dari Temanggung, Yogya, dan Jakarta berkumpul di Temanggung untuk menyusun jadwal panjang proses penjaringan Program Beasiswa KNPK Temanggung ini. Dan mulai awal bulan depan, kami akan memulai proses penjaringan ini. Bertemu dengan banyak manusia lagi yang mayoritasnya bergelut di dunia pertembakauan, dan bonusnya, bisa belajar banyak lagi dari para petani dan buruh tani tembakau terkait banyak hal di dunia pertembakauan di Temanggung.
<\/p>\n","post_title":"Kabar Terkini dari Program Beasiswa KNPK Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kabar-terkini-dari-program-beasiswa-knpk-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-12-27 08:50:02","post_modified_gmt":"2019-12-27 01:50:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6294","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":22},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};