Tingwe

Bermacam Varietas Tembakau dan Cara Meraciknya Agar Tingwe Tetap Nikmat

tembakau tingwe

Mahalnya harga rokok membuat sebagian kretekus beralih merek rokok. Banyak yang semula merokok rokok-rokok kelas satu seperti, Djarum, LA, Gudang Garam, atau Sampoerna kemudian beralih ke merek-merek rokok golongan II maupun III seperti Sukun Executive, Senior, Kerbau, dll.

Tidak sedikit juga yang kemudian memilih kembali mandiri dengan melinting sendiri. Bagian sebagian kretekus, melinting adalah bentuk perlawanan terhadap kenaikan cukai rokok dan memang menjadi pilihan yang paling ekonomis bagi sebagian lainnya.

Dari sekian banyak orang yang ingin kembali ke tingwe tak jarang kebingungan memilih tembakau yang tepat, setidaknya setara dengan merek rokok yang biasanya ia isap.

Berikut ini, Kretekmin akan kasih bocoran beberapa varietas tembakau yang cocok bagi kretekus yang ingin memulai tingwe. Tentu saja, tembakau orginal, bukan tembakau-tembakau yang sudah dibubuhi rasa tertentu. 

Bagi kretekus yang semula merokok Djarum Super dan Gudang Garam, sebaiknya kalian mencoba tembakau Kemlaka, Mantili atau Escort. Ketiganya adalah tembakau yang ditanam dari dataran terbaik yang menghasilkan tembakau mutu terbaik: Temanggung. Jika di hadapanmu sudah ada ketiganya, maka pilihlah di antara salah satunya dan kemudian campur dengan Mole atau Kasturi, bisa juga ditaburi cengkeh, niscaya rasanya akan mendekati rasa dua merek rokok di atas.

Sementara untuk kalian yang menggandrungi cita rasa rokok-rokok mild, tembakau varietas Mole, Escort, Kasturi, Besuki, atau violin adalah pilihan yang paling tepat. Di antara satu sama lainnya, bisa dikombinasikan dan rasakan sendiri bagaimana pengalaman rasa merokok kalian akan terasa lebih segar. 

Selain memiliki kelebihan ringan hisapnya, tembakau-tembakau tersebut juga memiliki aroma harum yang menggairahkan. Dengan mengisap tembakau orginal, artinya kalian sudah berkenalan dengan citarasa asli tembakau Nusantara.

Jika kalian punya campuran rasa lain, silahkan share melalui komentar ya…

 

Bijak Berkomentar Tanda Kretekus Santun

You may also like

Comments are closed.

More in:Tingwe