Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin.
<\/p>\n\n\n\n
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara.
<\/p>\n\n\n\n
Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin.
<\/p>\n\n\n\n
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d.
<\/p>\n\n\n\n
Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara.
<\/p>\n\n\n\n
Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin.
<\/p>\n\n\n\n
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape.
<\/p>\n\n\n\n
Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d.
<\/p>\n\n\n\n
Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara.
<\/p>\n\n\n\n
Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin.
<\/p>\n\n\n\n
Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n
Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n
Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n
Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n
Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n
Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n
Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n
Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n
Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n
Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n
Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Kota Bogor boleh dibilang sebagai pelopor daerah dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. Melalui Perda Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 mengenai KTR, membuat daerah-daerah lain turut mengeluarkan kebijakan Perda KTR dengan role model Perda tersebut. Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Baru-baru ini Wali Kota Bogor<\/a> Bima Arya terpilih menjadi pembicara pada The 5th ASEAN Mayors Forum 2019 di Kota Bangkok, Thailand. Bima menyampaikan materi tentang kiprah Bogor dalam melakukan pengendalian tembakau. Keren? Tentu keren, karena cuma itu saja yang dapat dibanggakan oleh Bima Arya. Kota Bogor boleh dibilang sebagai pelopor daerah dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. Melalui Perda Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 mengenai KTR, membuat daerah-daerah lain turut mengeluarkan kebijakan Perda KTR dengan role model Perda tersebut. Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) sendiri merekomendasikan agar kenaikan tarif cukai rokok di tahun depan hanya berada di angka 6 persen dengan acuan kondisi Industri Hasil Tembakau dan daya beli masyarakat yang sedang lesu. Baru-baru ini Wali Kota Bogor<\/a> Bima Arya terpilih menjadi pembicara pada The 5th ASEAN Mayors Forum 2019 di Kota Bangkok, Thailand. Bima menyampaikan materi tentang kiprah Bogor dalam melakukan pengendalian tembakau. Keren? Tentu keren, karena cuma itu saja yang dapat dibanggakan oleh Bima Arya. Kota Bogor boleh dibilang sebagai pelopor daerah dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. Melalui Perda Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 mengenai KTR, membuat daerah-daerah lain turut mengeluarkan kebijakan Perda KTR dengan role model Perda tersebut. Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Dari data-data di atas dan fenomena riil penurunan daya beli masyarakat, kebijakan menaikkan tarif cukai rokok hingga dua digit merupakan sebuah peneluran kebijakan yang tidak bijak. Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) sendiri merekomendasikan agar kenaikan tarif cukai rokok di tahun depan hanya berada di angka 6 persen dengan acuan kondisi Industri Hasil Tembakau dan daya beli masyarakat yang sedang lesu. Baru-baru ini Wali Kota Bogor<\/a> Bima Arya terpilih menjadi pembicara pada The 5th ASEAN Mayors Forum 2019 di Kota Bangkok, Thailand. Bima menyampaikan materi tentang kiprah Bogor dalam melakukan pengendalian tembakau. Keren? Tentu keren, karena cuma itu saja yang dapat dibanggakan oleh Bima Arya. Kota Bogor boleh dibilang sebagai pelopor daerah dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. Melalui Perda Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 mengenai KTR, membuat daerah-daerah lain turut mengeluarkan kebijakan Perda KTR dengan role model Perda tersebut. Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n Baca: Kata Siapa Lebih Sehat? Perokok Elektrik Berisiko Terjangkit Penyakit Kardiovaskular<\/a><\/p>\n\n\n\n Hasil riset di atas diperkuat dengan hasil temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang yang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. Penelitian yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan Jepang ini menemukan karsinogen dalam uap yang dihembuskan usai menghisap rokok yang disebut vape ini. Misalnya kandungan formaldehyde, sebuah zat yang biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan, tingkat karsinogen lebih tinggi dibandingkan dalam asap rokok biasa. Lalu, asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan rokok tembakau. \u201cBahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa,\u201d tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail. Rokok elektrik yang sedang menjadi tren di Amerika Serikat (AS) kini menguak fakta bahwa sebanyak 16 negara bagian di AS dilaporkan memiliki 153 kasus serius yang berkaitan dengan konsumsi rokok elektrik. Ratusan kasus itu meliputi penyakit paru dan infeksi pernapasan dalam dua tahun kebelakang. Berdasarkan data Badan Preventif dan Pengawasan Penyakit AS (CDC), semua kasus itu terjadi pada masyarakat yang menggunakan vape atau cairan nikotin dan ganja. Kebanyakan pasien adalah remaja atau pemuda 20-an tahun. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan bahkan sampai menelan korban jiwa. The Verge melaporkan, terdapat seorang pasien meninggal karena penyakit paru yang misterius. Pasien itu adalah satu dari 193 orang konsumen rokok elektrik yang memiliki gejala serupa pada kurun 28 Juni hingga saat ini. Dikutip dari pemberitaan Beritagar.id, di negara bagian Illionis yang jumlah pasien pengguna vape meningkat dua kali lipat hingga pekan lalu. Hingga Jumat (23\/8), ada 22 orang yang dirawat di rumah sakit, kasus 12 pasien di antaranya ditinjau dengan saksama.<\/p>\n\n\n\n Baca: Riset Kesehatan Rokok Elektrik<\/a><\/p>\n\n\n\n \"Melihat parahnya penyakit orang-orang itu menghadirkan alarm dan kami harus memberi peringatan bahwa pemakaian rokok elektrik dan vape bisa berbahaya,\" ujar Ngozi Ezike, Kepala Dinas Kesehatan Illonis, dalam pernyataan resminya. Sementara di Payson, Utah, pemuda 20 tahun Alexander Mitchell divonis sekarat dan harus hidup dengan dua mesin untuk membantu pernapasannya. Sang ayah, Daniel Mitchell, mengatakan anaknya adalah penggiat hiking, tapi hanya dalam sekitar dua hari berubah dari sakit menjadi sekarat. Sang dokter menuduh rokok elektrik sebagai penyebab ketika hasil tes terhadap bakteri radang paru (pneumonia) dan indikasi penyakit lain ternyata negatif. Namun satu tes lainnya menunjukkan hasil tak lazim. Tes memperlihatkan ada bukti sel imun abnormal di paru-parunya dan ini cukup langka. Gejala pneumonia yang biasanya ada pada pasien orang uzur terlihat terkontaminasi kandungan mineral cair. Dokter menyatakan paru-paru Alexander gagal bekerja karena sindrom pernapasan akut. Sedangkan orang tuanya menyebut putranya memang pengguna rokok elektrik. Rokok elektrik atau vape bekerja dengan memanaskan tembakau cair dan sejumlah cairan lain, termasuk cairan aroma. Namun, kata para ahli, hasil pemanasan justru menghasilkan zat beracun, termasuk unsur logam dan kimia.<\/strong> Kini, CDC mendesak para dokter untuk melaporkan tuduhan mereka kepada dinas kesehatan setempat. Sementara Badan Pengawasan Makanan dan Obat (FDA) sedang mengumpulkan semua informasi penyakit yang terkait dengan rokok elektrik dan vape. Melihat fenomena bahayanya mengonsumsi rokok elektrik dari kacamata riset kesehatan dan pengalaman korban, sungguh miris rasanya jika kampanye \u2018lebih sehat\u2019 masih dihembus-hembuskan kepada masyarakat. Apalagi baru-baru ini salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia, Juul, dengan mudahnya masuk ke Indonesia, jargonnya pun tetap sama \u201crokok elektrik lebih menyehatkan\u201d. Pemerintah seharusnya mulai serius dalam menyikapi ini, karena geliat promosi rokok elektrik di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Negara kita tidak boleh longgar dengan pendatang yang membawa ancaman kematian bagi warga negara. Terlebih lagi Indonesia memiliki produk khas hasil tembakau bernama kretek yang telah diuji selama ratusan tahun sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi masyarakat. Kretek sangat berbeda dengan rokok elektrik, kandungan kretek sangatlah alami dari daun tembakau dan campuran cengkeh, bukan hasil ekstraksi berupa cairan nikotin. Memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar berbagai macam perlombaan maupun kegiatan-kegiatan yang merepresentasikan perayaan kemerdekaan. Di sektor pertembakauan, hari kemerdekaan berbarengan dengan masa panen tembakau di berbagai wilayah sentra penghasil tembakau. Ya, panen tembakau merupakan bagian dari kemerdekaan.<\/p>\n\n\n\n Panen tembakau tahun ini secara umum bisa dibilang sukses, bahkan diproyeksikan tumbuh dari tahun lalu. Dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memproyeksikan produksi tembakau pada tahun ini akan tumbuh 22,69% menjadi 200.000 ton dari reralisasi akhir tahun lalu sekitar 163.000 ton.<\/p>\n\n\n\n Jika produksi tembakau meningkat, maka serapan tembakau lokal oleh industri rokok besar juga akan mengalami peningkatan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno hanya 20%-25% dari hasil produksi tembakau yang sesuai dengan klasifikasi pabrik rokok besar. Adapun prediksi serapan tembakau domestik oleh pabrik rokok besar akan menjadi sekitar 40.000\u201450.000 ton pada tahun ini.<\/p>\n\n\n\n Hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau, musim panen dirayakan dengan sukacita. Sama halnya dengan perjuangan merebut kemerdekaan, para petani tembakau juga melewati rangkaian perjuangan dari mulai menanam, merawat, hingga tiba saat yang paling membahagiakan, yaitu musim panen.<\/p>\n\n\n\n Proses perjuangan menanam tembakau bisa dilihat dari potret pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung, pembenihan bibit tembakau mulai berlangsung sejak bulan Februari hingga bulan April. Kemudian pada bulan April bibit-bibit tembakau tersebut dipindahkan ke ladang-ladang tembakau yang telah disiapkan. <\/p>\n\n\n\n Selama proses pembenihan bibit ini, pengontrolan harus maksimal dilakukan. Pemberian pupuk, penyiraman dengan air, dan seleksi serta memeriksa perkembangan bibit mesti rutin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n Bibit yang berkualitas akan muncul dalam satu hingga satu setengah bulan usai pembenihan dengan ciri-ciri akar serabut yang banyak, batang dan percabangan yang kokoh, dan sudah tumbuh daun-daun tembakau dalam jumlah yang cukup banyak. Bibit dengan kondisi seperti inilah yang bisa digunakan. Selanjutnya, pada bulan April kelak, masa pembibitan usai dan proses penanaman tembakau di ladang dimulai untuk wilayah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n Setelah melewati masa perjuangan menanam tembakau, tentu masa panen menjadi euforia kemerdekaan bagi petani tembakau, puncak euforia kemerdekannya adalah ketika hasil panen tembakau para petani dibeli dengan harga tinggi oleh pabrikan. Momentum jual-beli tembakau ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani. Sebab mereka akan memetik hasil yang setimpal dengan perjuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n Tapi juga kemerdekaan ditentukan dari proses perjuangan para petani, jika perjuangan ketika menanam dan merawatnya dilakukan dengan baik, maka dapat dipastikan tembakau berkualitas menjadi hasil panen yang dipetik.<\/p>\n\n\n\n Dan yang terakhir agar perayaan kemerdekaan para petani tembakau menjadi paripurna, tentu pemerintah harus melek dengan kondisi sektor pertembakauan nasional. Kebijakan-kebijakan kontraproduktif di sektor pertembakauan jangan lagi ditelurkan oleh pemerintah, seperti kebijakan pembatasan sampai pelarangan hak merokok bagi konsumen, kenaikan cukai yang tinggi, simplifikasi cukai hingga pembatasan produksi produk hasil tembakau. <\/p>\n\n\n\n Di hari kemerdekaan ini mari kita dukung suka cita para petani tembakau dalam memanen tembakau mereka. Hidup petani tembakau! Hidup kretek! Merdeka!<\/p>\n","post_title":"Memanen Tembakau, Merayakan Kemerdekaan Petani Tembakau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"memanen-tembakau-merayakan-kemerdekaan-petani-tembakau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-17 06:44:07","post_modified_gmt":"2019-08-16 23:44:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5967","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat terjadi penurunan daya beli buruh dan pembantu rumah tangga selama April 2019. Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan penurunan daya beli ini akibat turunnya upah riil buruh tani dan bangunan sebanyak 0,66 persen dan 0,41 persen, sementara daya beli pembantu rumah tangga mengalami penurunan 0,27 persen dibanding bulan sebelumnya. Dari data-data di atas dan fenomena riil penurunan daya beli masyarakat, kebijakan menaikkan tarif cukai rokok hingga dua digit merupakan sebuah peneluran kebijakan yang tidak bijak. Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) sendiri merekomendasikan agar kenaikan tarif cukai rokok di tahun depan hanya berada di angka 6 persen dengan acuan kondisi Industri Hasil Tembakau dan daya beli masyarakat yang sedang lesu. Baru-baru ini Wali Kota Bogor<\/a> Bima Arya terpilih menjadi pembicara pada The 5th ASEAN Mayors Forum 2019 di Kota Bangkok, Thailand. Bima menyampaikan materi tentang kiprah Bogor dalam melakukan pengendalian tembakau. Keren? Tentu keren, karena cuma itu saja yang dapat dibanggakan oleh Bima Arya. Kota Bogor boleh dibilang sebagai pelopor daerah dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. Melalui Perda Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 mengenai KTR, membuat daerah-daerah lain turut mengeluarkan kebijakan Perda KTR dengan role model Perda tersebut. Ketika Perda KTR Kota Bogor menjadi inspirasi daerah lain ditambah kelompok antirokok yang terus memuja-muji, maka Bima Arya makin agresif menerapkan aturan KTR di daerahnya. Bahkan saking agresifnya sampai-sampai peraturan itu melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada diatasnya.<\/p>\n\n\n\n Baca: Menyoal Aturan Kawasan Tanpa Asap Rokok<\/a><\/p>\n\n\n\n Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah menegaskan Perda KTR Kota Bogor sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Meskipun melanggar ketentuan konstitusi, Bima Arya tetap tancap gas seraya tak mengindahkan peringatan dari Kemendagri. Dikarenakan ia mendapatkan dukungan dari kelompok antirokok yang sebenarnya sedang menunggangi Bima Arya untuk kepentingan kampanye mereka. Apakah dengan menggalakkan Perda KTR lantas membuat Kota Bogor tidak memiliki masalah di daerahnya? Kota bogor justru memiliki segudang masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan persoalan tembakau. Hal ini bisa saja diasumsikan bahwa untuk menutupi segudang permasalahan di Kota Bogor, Bima Arya menutupinya dengan menggaungkan keberhasilannya menerapkan kebijakan pengendalian tembakau. Permasalahan Kota Bogor menurut pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, terdapat tiga hal yang paling mendesak dibereskan yakni penataan ruang kota, pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur dan transportasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a><\/p>\n\n\n\n Dalam permasalahan penataan ruang kota, masih terjadi praktik obral izin konversi lahan atau tata guna lahan. Lihat saja bagaimana Kota Bogor kini menjelma menjadi kota padat huni, masih terlihat tata ruang kota yang carut-marut. Padahal kota yang dijuluki kota hujan ini seharusnya dapat memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, bukan hanya mengandalkan Kebun Raya Bogor saja. Kalau soal pengembangan dan perbaikan jaringan infrastruktur, kita semua sepakat bilang kalau Kota Bogor adalah kota yang semrawut dengan kemacetannya. Angkutan umum yang berhenti sembarangan, lalu lintas yang padat serta infrastruktur jalan yang belum bisa dibilang baik.<\/strong> Lalu soal permasalahan pertumbuhan ekonomi, Kota Bogor memiliki masalah dengan tingginya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11 persen atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat. Ada berapa penduduk miskin di Kota Bogor? Menurut data Komite Pemantau Legislatif (Kopel), pada 2017, Kota Bogor masih memiliki 71,3 ribu warga miskin dari sekitar satu juta lebih penduduk. Jumlah penduduk miskin di Kota Bogor hanya mengalami penurunan sekitar satu persen dari tiga tahun sebelumnya. Itu baru tiga permasalahan yang krusial dihadapi oleh Kota Bogor, belum permasalahan-permasalahan lain mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar. Maka bukankah menggaungkan keberhasilan Perda KTR Kota Bogor dengan mulut besar Bima Arya tidak berdampak apapun pada pembenahan masalah-masalah yang ada di Kota Bogor? Patutlah kita tunjuk hidung Bima Arya dengan sebutan tong kosong nyaring bunyinya. Rokok elektrik lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional menjadi tagline yang digaungkan untuk mendongkrak penjualan rokok elektrik. Padahal untuk bisa membuktikan keabsahan argumentasi tersebut dibutuhkan riset jangka panjang barang 5 sampai 10 tahun. Alhasil kini tagline tersebut menjadi blunder, karena faktanya berkata lain. Riset-riset termutakhir mengenai dampak rokok elektrik terhadap kesehatan mulai bermunculan, hasilnya tak ada yang positif, rokok elektrik dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Dari para peneliti Harvard yang meneliti mengenai rokok elektrik mengungkapkan bahwa pengguna vape (rokok elektrik) beresiko mengidap penyakit bronchiolitis obliterans atau lebih akrab disebut sebagai \u2018popcorn lung\u2019. Kandungan kimia di dalam vape secara sistematis menghancurkan saluran udara paru-paru terkecil.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n","post_title":"Kenaikan Tarif Cukai Rokok di Atas 10 Persen Adalah Kebijakan Tidak Bijak","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kenaikan-tarif-cukai-rokok-di-atas-10-persen-adalah-kebijakan-tidak-bijak","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-06 09:08:24","post_modified_gmt":"2019-09-06 02:08:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6042","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6011,"post_author":"883","post_date":"2019-09-02 10:37:19","post_date_gmt":"2019-09-02 03:37:19","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Kenaikan Tarif Cukai Rokok di Atas 10 Persen Adalah Kebijakan Tidak Bijak","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kenaikan-tarif-cukai-rokok-di-atas-10-persen-adalah-kebijakan-tidak-bijak","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-06 09:08:24","post_modified_gmt":"2019-09-06 02:08:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6042","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6011,"post_author":"883","post_date":"2019-09-02 10:37:19","post_date_gmt":"2019-09-02 03:37:19","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\nSudah waktunya tagline rokok elektrik lebih sehat ketimbang rokok konvensional kita teriaki sebagai jargon pembual semata.
<\/h3>\n","post_title":"Terkuak, Rokok Elektrik Berbahaya bagi Kesehatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"terkuak-rokok-elektrik-berbahaya-bagi-kesehatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-08-27 09:33:57","post_modified_gmt":"2019-08-27 02:33:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5996","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5967,"post_author":"883","post_date":"2019-08-17 06:43:58","post_date_gmt":"2019-08-16 23:43:58","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Kenaikan Tarif Cukai Rokok di Atas 10 Persen Adalah Kebijakan Tidak Bijak","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kenaikan-tarif-cukai-rokok-di-atas-10-persen-adalah-kebijakan-tidak-bijak","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-06 09:08:24","post_modified_gmt":"2019-09-06 02:08:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6042","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6011,"post_author":"883","post_date":"2019-09-02 10:37:19","post_date_gmt":"2019-09-02 03:37:19","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Perda KTR Kebanggaan Bima Arya Hanyalah Tameng Bagi Segudang Permasalahan Kota Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"perda-ktr-kebanggaan-bima-arya-hanyalah-tameng-bagi-segudang-permasalahan-kota-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-09-02 10:37:25","post_modified_gmt":"2019-09-02 03:37:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=6011","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5996,"post_author":"883","post_date":"2019-08-27 09:33:49","post_date_gmt":"2019-08-27 02:33:49","post_content":"\n
<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n\n\n\n