Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nDi Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBaca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSalah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nTerlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nJadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBaca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSaat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSetelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nItu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nKarena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nNisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nKurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSaya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\n\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nHanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nKetika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nPersis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSelepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nPada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBaca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nPasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSaya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nTak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nJadi kampanye anti tembakau dan rokok, hanyalah sebagai modal politik dagang untuk menguasai nikotin. Dengan mematikan industri rokok, maka pasar nikotin akan terkuasai dengan mudah. Karena selama ini tembakau dan cengkeh mayoritas dibeli untuk kepentingan bahan dasar rokok, dengan harga relatif bagus yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani, serta padat karya. Artinya banyak orang yang terlibat dalam pertembakauan dari hulu sampai hilir.
<\/p>\n","post_title":"Kretek Tidak Boleh Tumbang seperti Minyak Goreng Nusantara \ufeff","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kretek-tidak-boleh-tumbang-seperti-minyak-goreng-nusantara-%ef%bb%bf","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-20 13:19:33","post_modified_gmt":"2019-05-20 06:19:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5743","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5741,"post_author":"878","post_date":"2019-05-18 11:38:54","post_date_gmt":"2019-05-18 04:38:54","post_content":"\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nBegitu hebatnya tanaman emas hijau ini, hingga harus diperangi dengan menggunakan serdadu begitu banyak dari berbagai penjuru. Hal ini sangat beralasan, karena keberadaan nikotin secara alamiah terkandung dalam tembakau atau emas hijau. Dan nikotin sangat bermanfaat untuk pengobatan dan terapi.
<\/p>\n\n\n\nJadi kampanye anti tembakau dan rokok, hanyalah sebagai modal politik dagang untuk menguasai nikotin. Dengan mematikan industri rokok, maka pasar nikotin akan terkuasai dengan mudah. Karena selama ini tembakau dan cengkeh mayoritas dibeli untuk kepentingan bahan dasar rokok, dengan harga relatif bagus yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani, serta padat karya. Artinya banyak orang yang terlibat dalam pertembakauan dari hulu sampai hilir.
<\/p>\n","post_title":"Kretek Tidak Boleh Tumbang seperti Minyak Goreng Nusantara \ufeff","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kretek-tidak-boleh-tumbang-seperti-minyak-goreng-nusantara-%ef%bb%bf","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-20 13:19:33","post_modified_gmt":"2019-05-20 06:19:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5743","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5741,"post_author":"878","post_date":"2019-05-18 11:38:54","post_date_gmt":"2019-05-18 04:38:54","post_content":"\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nLembaga-lembaga tersebut diantaranya; Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Departepen Kesehatan), Indonesia Corruption Watch, Farum Parlemen Indonesia Untuk Kependudukan Dan Pembanguan, Institute Pembangunan Sosial Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Dan Tobacco Control Working Group, Forum Warga Kota Jakarta, Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Lembaga Pembinaan Dan Perlindungan Konsumen Semarang, No Tobacco Community, Kajian Kesehatan Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Udayana, Yayasan Swisscontact Indonesia, Asosiasi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Dinas Kesehatan, Yayasan Pusaka Indonesia, Dan Muhammadiyyah. (sumber dilansir : http:\/\/tobaccocontrolgrants.org\/Pages\/40\/What-we-fund<\/a>, atau baca buku Kretek Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa Indonesia diterbitkan KNPK) \u00a0\u00a0
<\/p>\n\n\n\nBegitu hebatnya tanaman emas hijau ini, hingga harus diperangi dengan menggunakan serdadu begitu banyak dari berbagai penjuru. Hal ini sangat beralasan, karena keberadaan nikotin secara alamiah terkandung dalam tembakau atau emas hijau. Dan nikotin sangat bermanfaat untuk pengobatan dan terapi.
<\/p>\n\n\n\nJadi kampanye anti tembakau dan rokok, hanyalah sebagai modal politik dagang untuk menguasai nikotin. Dengan mematikan industri rokok, maka pasar nikotin akan terkuasai dengan mudah. Karena selama ini tembakau dan cengkeh mayoritas dibeli untuk kepentingan bahan dasar rokok, dengan harga relatif bagus yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani, serta padat karya. Artinya banyak orang yang terlibat dalam pertembakauan dari hulu sampai hilir.
<\/p>\n","post_title":"Kretek Tidak Boleh Tumbang seperti Minyak Goreng Nusantara \ufeff","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kretek-tidak-boleh-tumbang-seperti-minyak-goreng-nusantara-%ef%bb%bf","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-20 13:19:33","post_modified_gmt":"2019-05-20 06:19:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5743","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5741,"post_author":"878","post_date":"2019-05-18 11:38:54","post_date_gmt":"2019-05-18 04:38:54","post_content":"\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nSehingga, banyak lembaga yang mendapat kucuran dana untuk kepentingan memerangi dan mengkampanyekan bahaya rokok. Di Indonesia ada 20 lembaga yang pernah mendapatkan kucuran dana tersebut, setidaknya mereka dalam satu agenda memerangi dan mengontrol peredaran rokok di Indonesia, terlebih rokok kretek. <\/p>\n\n\n\n
Lembaga-lembaga tersebut diantaranya; Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Departepen Kesehatan), Indonesia Corruption Watch, Farum Parlemen Indonesia Untuk Kependudukan Dan Pembanguan, Institute Pembangunan Sosial Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Dan Tobacco Control Working Group, Forum Warga Kota Jakarta, Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Lembaga Pembinaan Dan Perlindungan Konsumen Semarang, No Tobacco Community, Kajian Kesehatan Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Udayana, Yayasan Swisscontact Indonesia, Asosiasi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Dinas Kesehatan, Yayasan Pusaka Indonesia, Dan Muhammadiyyah. (sumber dilansir : http:\/\/tobaccocontrolgrants.org\/Pages\/40\/What-we-fund<\/a>, atau baca buku Kretek Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa Indonesia diterbitkan KNPK) \u00a0\u00a0
<\/p>\n\n\n\nBegitu hebatnya tanaman emas hijau ini, hingga harus diperangi dengan menggunakan serdadu begitu banyak dari berbagai penjuru. Hal ini sangat beralasan, karena keberadaan nikotin secara alamiah terkandung dalam tembakau atau emas hijau. Dan nikotin sangat bermanfaat untuk pengobatan dan terapi.
<\/p>\n\n\n\nJadi kampanye anti tembakau dan rokok, hanyalah sebagai modal politik dagang untuk menguasai nikotin. Dengan mematikan industri rokok, maka pasar nikotin akan terkuasai dengan mudah. Karena selama ini tembakau dan cengkeh mayoritas dibeli untuk kepentingan bahan dasar rokok, dengan harga relatif bagus yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani, serta padat karya. Artinya banyak orang yang terlibat dalam pertembakauan dari hulu sampai hilir.
<\/p>\n","post_title":"Kretek Tidak Boleh Tumbang seperti Minyak Goreng Nusantara \ufeff","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kretek-tidak-boleh-tumbang-seperti-minyak-goreng-nusantara-%ef%bb%bf","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-20 13:19:33","post_modified_gmt":"2019-05-20 06:19:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5743","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5741,"post_author":"878","post_date":"2019-05-18 11:38:54","post_date_gmt":"2019-05-18 04:38:54","post_content":"\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Sejatinya Kretek Adalah Warisan Budaya Tak Bendawi<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Jadi tidak salah jika tembakau dikonsumsi manusia, karena untuk obat penguatan tubuh yang makin lama makin melemah. Dari hasil referensi yang saya temukan, justru manfaat tembakau bagi tubuh manusia sangat beragam. Hal ini menjadi pertanyaan yang selalu mengganjal pada pikiran. Pertanyaannya adalah mengapa selama ini rokok kretek bagi orang-orang kesehatan memberikan informasi hanya pada satu sisi, itu pun yang negatif, sedangkan banyak riset tentang tembakau yang mengatakan positif bagi tubuh manusia?. Apakah ini disengaja, tidak disengaja, atau memang hanya ikut kepentingan orang lain?.<\/p>\n\n\n\n
Terlepas dari jawaban di atas, di sini akan saya paparkan dari hasil bacaan beberapa referensi mengenai tanaman tembakau dan nikotin baik untuk pengobatan tubuh kita. Semua manusia pasti akan mengalami sakit, dengan cara mengobatinya bermacam-macam. Rerata untuk mengobati penyakit yang ada pada tubuh kita menggunakan alternatif berupa obat. Nah, obat itu kebanyakan bukan barang jadi tanpa proses. Obat membutuhkan proses percampuran dari bahan satu dengan bahan yang lain dengan salah satu metode granulasi atau pembuatan partikel besar dengan mekanisme pengikatan. Namun juga ada obat tanpa proses granulasi dengan secara alami langsung bisa dirasakan manfaatnya. <\/p>\n\n\n\n
Salah satunya adalah zat nikotin, adakalanya perlu proses panjang adakalanya secara alami. Tembakau secara alamiah identik mengandun nikotin. Tembakau merupakan tanaman musiman yang hanya dengan kearifan lokal tumbuhan temabakau bisa hidup dan dimanfaatkan. Artinya, tanaman tembakau tidak dapat tumbuh dengan baik disembarang tempat atau disemua musim. Kesesuaian jenis tanah, bibit dan cuaca, sebagai faktor utama yang menentukan kualitas dan kuantitas tembakau.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Kretek Cerminan Kedaulatan Ekonomi dan Tradisi Budaya Bangsa<\/a> <\/p>\n\n\n\n
Di Indonesia, tembakau banyak ragam dan jenisnya. Ada tembakau voor oogst, yaitu tembakau yang ditanam di penghujung musim penghujan atau awal musim kemarau. Karakteristik tembakau ini, daunnya bertekstur kasar dan tebal. Dapat dijumpai di daerah Kabupaten Temanggung, Muntilan Magelang, Boyolali, Karangjati, Bojonegoro, Kraksaan dan Madura. \u00a0Ada tembakau na oosgt yaitu tembakau yang ditanam penghujung musim kemarau atau awal musim hujan. Bentuk daunnya terlihat lebih hijau, halus dan tipis. Daerah yang ada tembakau jenis na oosgt seperti Kabupaten Jember, Kalten dan Dili. <\/p>\n\n\n\n
Terlihat, budidaya tanaman tembakau tidaklah semudah yang kita lihat. Harus berbekal pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. selain itu, cuaca sebagai barometer petani untuk menentukan hasil tembakaunya bagus atau jelek secara kualitas dan kuantitas. <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n
Daun tembakau diserap untuk kebutuhan bahan baku rokok baik yang bercengkeh disebut kretek dan rokok yang tidak bercengkeh disebut putihan. Namun yang asli Indonesia adalah rokok kretek, yang ditemukan salah satu putra bangsa, bernama H. Djamhari. Tidak secara kebetulan menciptakan rokok kretek, akan tetapi dengan bekal pengalaman, pengetahuan, informasi dan uji coba. Saat uji coba, kebetulan ia sakit bengek yang tak kunjung sembuh. Berkat rajikan rokok kretengnya, sakit bengeknya sembuh. Inilah cerita orang-orang secara turun temurun di Kabupaten Kudus. Dan bahkan banyak buku referensi mengatakan demikian. <\/p>\n\n\n\n
Banyak manfaat nikotin untuk tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n
- Menurut Brown RW, Gonzales CL, Whishaw IQ, Kolb B, nikotin dapat merangsang pemulihan kerusakan otak<\/li>
- Menurut siaran pers perusahaan \u201c research indicating that nicotine holds potential for non surgical heart by pass procedures honored by the American College of cardiology pada tanggal 17 Maret 2000, bahwa nikotin dapat menghasilkan pembuluh darah baru lebih banyak pada urat nadi yang tersumbat.<\/li>
- Menurut Saleh Naser (associate professor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF), suatu hari nanti nikotin akan menjadi bahan alternative untuk menangani bentuk bentuk tuberculosis yang membandel. Bahkan Naser mengungkapkan dalam prosesnya, nikotin bekerjanya lebih baik dibandingkan dengan 10 zat lain (22 Mei 2001)<\/li>
- Menurut Toberek M, Garrido R, Melecki A, Kaesir S pada bulan Februari 2000, mengatakan nikotin bisa menghasilkan efek neuroprotektif dengan menurukan peningkatan respon pada metabolism nNos yang di induksi dengan AA. Untuk menangani trauma syaraf tulang belakang. <\/li>
- Menurut Annals of internal medicine pada tanggal 1 Maret 1997, nikotin bisa mengurangi gejala kram dan simtom-simtom radang usus besar lain, yaitu penyakit usus yang menimbulkan nyeri.<\/li>
- Menurut Goede rt J, Vitale F, Lorenzo G, Romano N. National Cancer Institute pada bulan Maret 2001, bahwa nikotin kemungkinan besar untuk mencegah sarcoma Kaposi yang sudah kalsik dan disertai infeksi virus herpes sarcoma kaposi.<\/li>
- Menurut Dr. Alexander Glassman, kepala psikofarmologi klinis di New York State psychiatric Institute, Columbia University pada tanggal 19 Juni 2001, nikotin bermanfaat untuk menangani depresi klinis.<\/li>
- Menurut ahli farmkologi dan ilmuwan kesehatan, nikotin digunakan untuk pengobatan terapi. Nikotin dapat meringankan rasa nyeri, gelisah dan depresi. Nikotin dapat meningkatkan konsentrasi bagi penyandang kelainan hiperaktivitas dan lemah dalam pemusatan perhatian. Nikotin dapat membantu meringankan penderita skizofrenia akut (penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir), sindroma tourette (penyakit yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan sendiri dengan spontan tanpa control), dan Alzheimer (penyakit lupa, kebingungan, kegagalan memori).<\/li>
- Menurut John Josselyn pada tahun 1675, dikutip dari buku nicotine war Wanda Hamilton 2010, bahwa nikotin dapat melancarkan pencernaan, meringankan encok, sakit gigi, mencegah infeksi, menghangatkan tubuh dari kedinginan, menyejukkan yang berkeringat, dapat dijadikan sirup untuk obat penyakit, mengobati batuk, mengobati paru-paru, untuk sakit rematik<\/li><\/ul>\n\n\n\n
Dari banyaknya manfaat nikotin yang terkandung pada daun tembakau, menjadi pembenar temuan H. Djamhari saat membuat rokok untuk mengatasi sakit bengeknya, belum lagi diracik dengan cengkeh, dengan manfaat yang banyak pula. Sederhananya, ketika cengkeh sudah menjadi minyak, jika dioleskan saja kebadan, akan terasa hangat, dan sangat berkhasiat bagi tubuh manusia. Jadi, selam ini informasi negatif tentang rokok kretek terbantahkan dengan adanya manfaat di atas. Dan bahkan cenderung manfaat di atas, tidak pernah disentuh oleh anti rokok. Yang disuaraka sisi negatifnya, dan itu tidak benar adanya, bahkan cenderung manipulatif.
<\/p>\n","post_title":"Ternyata, Tubuh Manusia Membutuhkan Zat yang Terkandung dalam Sebatang Rokok Kretek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ternyata-tubuh-manusia-membutuhkan-zat-yang-terkandung-dalam-sebatang-rokok-kretek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-16 04:53:25","post_modified_gmt":"2019-05-15 21:53:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5736","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":29},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};\nGuna melancarkan dua agenda tersebut, industri farmasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari para ahli farmasi, para dokter, para politisi, para penggiat anti tembakau, badan nasional bahkan badan internasional seperti WHO (world health organization). Serta tak luput menggalangang dukungan dari agama-agama yang ada di dunia. <\/p>\n\n\n\n
Sehingga, banyak lembaga yang mendapat kucuran dana untuk kepentingan memerangi dan mengkampanyekan bahaya rokok. Di Indonesia ada 20 lembaga yang pernah mendapatkan kucuran dana tersebut, setidaknya mereka dalam satu agenda memerangi dan mengontrol peredaran rokok di Indonesia, terlebih rokok kretek. <\/p>\n\n\n\n
Lembaga-lembaga tersebut diantaranya; Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Departepen Kesehatan), Indonesia Corruption Watch, Farum Parlemen Indonesia Untuk Kependudukan Dan Pembanguan, Institute Pembangunan Sosial Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Dan Tobacco Control Working Group, Forum Warga Kota Jakarta, Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Lembaga Pembinaan Dan Perlindungan Konsumen Semarang, No Tobacco Community, Kajian Kesehatan Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Udayana, Yayasan Swisscontact Indonesia, Asosiasi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Dinas Kesehatan, Yayasan Pusaka Indonesia, Dan Muhammadiyyah. (sumber dilansir : http:\/\/tobaccocontrolgrants.org\/Pages\/40\/What-we-fund<\/a>, atau baca buku Kretek Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa Indonesia diterbitkan KNPK) \u00a0\u00a0
<\/p>\n\n\n\nBegitu hebatnya tanaman emas hijau ini, hingga harus diperangi dengan menggunakan serdadu begitu banyak dari berbagai penjuru. Hal ini sangat beralasan, karena keberadaan nikotin secara alamiah terkandung dalam tembakau atau emas hijau. Dan nikotin sangat bermanfaat untuk pengobatan dan terapi.
<\/p>\n\n\n\nJadi kampanye anti tembakau dan rokok, hanyalah sebagai modal politik dagang untuk menguasai nikotin. Dengan mematikan industri rokok, maka pasar nikotin akan terkuasai dengan mudah. Karena selama ini tembakau dan cengkeh mayoritas dibeli untuk kepentingan bahan dasar rokok, dengan harga relatif bagus yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani, serta padat karya. Artinya banyak orang yang terlibat dalam pertembakauan dari hulu sampai hilir.
<\/p>\n","post_title":"Kretek Tidak Boleh Tumbang seperti Minyak Goreng Nusantara \ufeff","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"kretek-tidak-boleh-tumbang-seperti-minyak-goreng-nusantara-%ef%bb%bf","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-20 13:19:33","post_modified_gmt":"2019-05-20 06:19:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5743","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5741,"post_author":"878","post_date":"2019-05-18 11:38:54","post_date_gmt":"2019-05-18 04:38:54","post_content":"\nDua jam tujuh menit perjalanan Jogja-Secang menumpang bis, kemudian 18 menit perjalanan Secang-Temanggung juga menggunakan bis, jelang jam 11 siang saya tiba di Temanggung pada selasa, 7 Mei 2019. Ketika tiba di kantor Beasiswa KNPK Temanggung, tersisa tiga orang di sana. Ela, Tatag, dan Hakim. Empat orang lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi beasiswa sudah berangkat.<\/p>\n\n\n\n
Tak lama setelah saya tiba, Ela berangkat bersama Tatag mengendarai sepeda motor. Sedang saya berangkat bersama Hakim. Ada 92 rumah di 12 kecamatan yang mesti kami kunjungi. Tim dibagi menjadi empat sub-tim yang tiap sub-tim kebagian jatah tiga kecamatan. Saya dan Hakim kebagian jatah Kecamatan Bulu, Kecamatan Temanggung, dan Kecamatan Kedu di Kabupaten Temanggung.<\/p>\n\n\n\n
Saya dan Hakim, memilih berkunjung ke rumah terjauh lebih dahulu. <\/h2>\n\n\n\n
Pasar Temanggung ramai di siang hari. Jalur satu arah yang melintasi pasar, tersendat karena banyaknya kendaraan dan angkot yang berhenti sejenak. Beberapa pengunjung pasar memanfaatkan itu untuk menyeberang. Saya membonceng. Memanfaatkan waktu luang saat lalu lintas tersendat dengan memandang ke arah kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n
Baca: Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung<\/a><\/p>\n\n\n\n
Pada sebuah etalase berisi beragam jajan pasar, bola mata saya berhenti lama. Menyadari saya dalam kondisi puasa, saya bersyukur. Jika tidak, betapa melelahkan membayangkan mengunyah bermacam jajan pasar itu karena rasa penasaran ingin mencicip satu per satu.<\/p>\n\n\n\n
Selepas melalui pasar, kami melintasi Alun-Alun Kota Temanggung. Tulisan besar 'Kota Tembakau' menyambut para pengendara yang searah dengan kami. Dari alun-alun, kami berbelok memasuki jalan poros yang menghubungkan Kota Temanggung dengan Kecamatan Parakan. Dari sana pengendara akan bertemu jalur utama bercabang dua, satu arah ke Wonosobo, satu lagi mengantar pengendara melalui Kabupaten Kendal hingga jalur Pantura.<\/p>\n\n\n\n
Persis sebelum rumah sakit Parakan, kami membelokkan kendaraan ke arah salah satu sisi lereng Gunung Sumbing. Tepatnya perbatasan Kecamatan Bulu dan Kecamatan Parakan. Lalu lintas kendaraan mendadak sepi. Hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Jalur menanjak dengan aspal cukup mulus mesti dilintasi. Di kiri kanan jalan, kontur perbukitan ditumbuhi tanaman sayur dan palawija menanti dipanen. Sisanya sebagian sudah selesai dipanen, lainnya berganti tanaman tembakau yang baru mulai ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Ketika tiba di kampung yang dituju, kami bertanya pada seorang warga yang sedang menjemur bawang di halaman rumahnya. Pria paruh baya itu menunjukkan rumah yang hendak kami tuju. Berjarak sekira 50 meter saja dari tempat kami berdiri. Saya memilih jalan kaki karena jalan menuju rumah itu menanjak dengan kemiringan di atas 60 derajat.<\/p>\n\n\n\n
Bawang-bawang yang baru dipanen dijemur di atas para-para--yang pada musim panen tembakau juga digunakan untuk menjemur tembakau--di halaman rumah. Seorang perempuan, usianya saya perkirakan 30an tahun, datang menyambut saya dan Hakim. Perempuan itu, Buklik dari Nisa, salah seorang calon penerima beasiswa. <\/p>\n\n\n\n
Hanya ada Ia, dan dua orang anak usia sekira 5 tahun di rumah. Nisa dan kedua orang tuanya sedang di ladang. Menurut Buklik Nisa, kedua orang tua Nisa sedang menanam tembakau di ladang, musim tanam tembakau memang masih berlangsung. Nisa mengisi liburan dengan ikut ke ladang.<\/p>\n\n\n\n
\"Masnya tunggu sebentar, biar saya panggilkan Bapaknya Nisa dulu. Ladangnya dekat kok, Mas.\" Ujar Buklik Nisa.<\/p>\n\n\n\n
Saya mengiyakan. Mengisi waktu luang saat menunggu, saya melihat bibit pohon tembakau yang belum di tanam. Masih proses persemaian. Menurut Bapak dari Nisa, 15 hari lagi bibit-bibit itu bisa ditanam.<\/p>\n\n\n\n
Kurang dari 15 menit, Buklik Nisa datang bersama Bapak Nisa. Nisa dan Ibunya, masih di ladang. Bapak Nisa menyilakan kami masuk ke ruang tamu. Dua buah kursi berhadapan dibatasi meja sepanjang satu meter. Dan sebuah kursi panjang di sisi lainnya mengisi ruang tamu. Tak ada benda lain di ruang tamu berukuran delapan kali enam meter itu. Usai perkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan kami, saya lantas mengeluarkan selembar kertas berisi formulir verifikasi yang mesti saya isi. Saya mengisi form itu sesuai cerita-cerita yang disampaikan Bapak Nisa. <\/p>\n\n\n\n
Nisa anak pertama dari tiga bersaudara. Tahun ini Ia lulus SMP, dan bersiap sekolah di jenjang berikutnya. Ia memilih melanjutkan ke SMK, dan coba mendaftar program beasiswa KNPK. Usai wawancara awal pada Maret 2019, Nisa mengikuti tes tertulis pada 28 April 2019. Nilai tesnya cukup bagus. Hingga akhirnya Ia masuk dalam daftar panjang 92 nama yang lolos tes tertulis, dan mesti diverifikasi.<\/p>\n\n\n\n
Karena tes tertulis, hanya satu dari empat syarat utama yang menentukan kelolosan seorang anak. Tiga lainnya didapat dalam proses verifikasi ini.<\/p>\n\n\n\n
Bapak Nisa seorang petani. Bawang-bawang yang dijemur di halaman rumahnya, hasil panen dari ladangnya pada musim panen tahun ini. Luasan ladangnya kecil saja, kurang dari seperempat hektare. Kini, pada musim tembakau, ladangnya ditanami tembakau jenis kemloko 3.<\/p>\n\n\n\n
Itu rumah pertama yang kami datangi siang itu. Di Dusun Kwadungan, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu. Desa yang pada 2001 sempat menjadi perbincangan karena pada tahun itu sebuah meteor jatuh ke bumi, menimbulkan ledakan besar yang mengagetkan warga. Meteor itu jatuh di salah satu tempat di Desa Wonotirto. <\/p>\n\n\n\n
Setelah dari Wonotirto, saya dan Hakim menyusuri lereng Sumbing menuju Desa Gandurejo. Di sana kami harus berkunjung ke tiga rumah. Satu di Dusun Sejeruk, dua di Dusun Luwihan. <\/p>\n","post_title":"Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung (2)","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:39:25","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:39:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5741","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5738,"post_author":"1","post_date":"2019-05-17 10:05:36","post_date_gmt":"2019-05-17 03:05:36","post_content":"\n
Saat mendaki tangga-tangga Stadion Utama Senayan (kini Gelora Bung Karno), usia kandungan Umi sudah memasuki delapan bulan. Sembari mendaki tangga, ia mencari nomor kursi yang sama persis dengan nomor tes miliknya. Umi hendak mengikuti tes PNS, jika lolos, ia bukan lagi guru honorer untuk mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar.
\nTitimangsa itu, ketika Umi mengandung janin dalam rahimnya yang kini menjadi saya, Diego Armando Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan gol solo run melewati lebih separuh pemain Inggris pada gelaran piala dunia di Meksiko. Umi akhirnya lolos dan hingga kini mengabdi sebagai guru Agama Islam di sekolah dasar. Tahun ini, masa akhir pengabdian Umi. September nanti Umi memasuki masa pensiun.
\nSelain Umi, hampir seluruh saudara perempuan Umi juga berprofesi sebagai guru. Ibu dari Umi, nenek saya, meski buta aksara latin, ia juga seorang guru. Guru mengaji di kampung kami, Rawabelong.
\nKarena mereka semua, saya begitu menghormati profesi guru. Begitu luhur berbalur pengabdian. Dedikasi dan kesabaran mereka membikin saya merasa mendekati mustahil bisa berprofesi laiknya mereka. Saya merasa tidak pantas untuk profesi itu.
\nNamun, nasib menggiring saya ke jalur yang mirip dengan jalur yang dilalui Umi, Nenek, dan saudara-saudara perempuan Umi. Saya menjadi sukarelawan guru di Sokola Rimba sejak 2011 hingga kini. Atas aktivitas saya di Sokola Rimba pula, saya bisa menyelam lebih dalam bukan sekadar dalam lautan profesi guru, juga lautan dalam yang melintasi palung bernama palung pendidikan.
\nSelain di Sokola Rimba, kini saya juga terlibat dalam program beasiswa untuk anak-anak petani dan buruh tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Saya terlibat di bawah lembaga bernama Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK).
\nSelasa, 7 Mei 2019, saya berangkat ke Temanggung dari Yogya. Jam 08.13 WIB saya meninggalkan rumah menuju terminal Jombor menumpang ojek online. Dalam perjalanan menuju Jombor, tak banyak yang saya perbincangkan dengan supir ojek online. Kami sekadar membicarakan kondisi cuaca serasa menjadi masyarakat Inggris. Selebihnya diam.
\nTak lama usai saya duduk dalam bis yang akan membawa saya dari Jombor menuju Secang, Kabupaten Magelang, bis berangkat. Puasa membikin pagi-pagi saya dipenuhi rasa kantuk. Tidur menjadi pilihan paling baik tentu saja. Saya terjaga sesaat sebelum tiba di Secang. Dari Secang, saya pindah bis menuju Temanggung. Dengan ongkos Rp5 ribu, lama perjalanan 18 menit, saya tiba di pusat kota Temanggung, bersebelahan dengan kantor bupati.
\nKali ini, setidaknya saya berada di Temanggung selama tiga hari, 7 hingga 9 Mei 2019. Tugas utama saya kali ini selama tiga hari adalah berkunjung ke sekira 25 rumah petani, buruh tani, dan para pekerja yang terkait dengan sektor pertembakauan. Saya harus berjumpa mereka untuk berbincang perihal pendidikan anak mereka yang tahun ini lulus SMP dan bersiap masuk jenjang SMK. Mereka adalah keluarga yang salah seorang anaknya ada kemungkinan menerima beasiswa KNPK tahun ini.
\nPada tulisan selanjutnya, saya akan mencoba cerita perihal perjalanan ke 25 rumah di empat kecamatan di Temanggung itu. Dari kunjungan itu, saya mendapat banyak cerita perihal lanskap rumah tangga sebuah keluarga, kondisi perekonomian mereka, peran sektor pertembakauan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga dunia pendidikan di Temanggung serta kisah-kisah biasa dalam sebuah perjalanan di bulan puasa berkeliling Kabupaten Temanggung.
\nMungkin masih akan ada dua tulisan sambungan lagi, bisa jadi tiga, atau empat, atau lima. Terserah pimpinan redaksi situsweb ini saja sudah.<\/p>\n","post_title":"Awal Ramadan Bersama Petani Tembakau di Temanggung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"closed","ping_status":"closed","post_password":"","post_name":"awal-ramadan-bersama-petani-tembakau-di-temanggung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2019-05-18 11:32:41","post_modified_gmt":"2019-05-18 04:32:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/bolehmerokok.com\/?p=5738","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5736,"post_author":"877","post_date":"2019-05-16 04:54:33","post_date_gmt":"2019-05-15 21:54:33","post_content":"\nRokok kretek bahan utamanya dari olahan tembakau dan cengkeh. Tembakau dan cengkeh mengandung nikotin, dan nikotin dibutuhkan sebagai obat bagi tubuh manusia. Itulah kira-kira alur singkat rantai manusia membutuhkan nikotin untuk mengobati organ tubuh yang sifatnya makin lama makin melemah. <\/p>\n\n\n\n
Sementara ada kelompok antirokok yang ingin melarang peredaran rokok kretek dengan menggunakan dalil kesehatan. Ternyata kandungan dalam rokok kretek mengandung zat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia bernama nikotin. Kandungan nikotin ada di banyak tumbuhan, seperti pada kembang kol, terong, kentang, tomat, tembakau dan lain sebagainya. Dari tumbuhan tersebut, tembakaulah yang punya kadar nikotin besar dibanding lainnya.<\/p>\n\n\n\n